Bekasi  

Lima Remaja di Bekasi Nyaris Tawuran, Polisi Sita Celurit

Kabupaten Bekasi - Polisi mengamankan lima remaja dan menemukan senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Polisi mengamankan lima remaja dan menemukan senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kabupaten Bekasi — Aksi tawuran remaja kembali nyaris pecah di wilayah Kabupaten Bekasi. Beruntung, petugas Polsek Serang Baru bergerak cepat dan berhasil mengamankan lima remaja yang diduga hendak terlibat bentrokan pada Sabtu malam (18/10/2025).

Penangkapan dilakukan setelah tim patroli Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) menerima laporan warga mengenai sekelompok remaja yang berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan.

Saat disergap, polisi menemukan senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

“Para remaja ini sudah menyiapkan celurit. Kalau tidak segera dicegah, bisa menimbulkan korban jiwa,” ujar Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma P. Sitompul, Senin (20/10/2025).

Bermula dari laporan warga, tim patroli segera mendatangi lokasi di wilayah hukum Polsek Serang Baru. Di tempat itu, petugas mendapati lima pelajar nongkrong di area gelap dengan gelagat mencurigakan.

Begitu dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan celurit yang disembunyikan di balik baju dan tas para remaja.

Kelimanya langsung diamankan beserta barang bukti ke Mapolsek Serang Baru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini tengah mendalami motif dan kemungkinan keterlibatan kelompok lain.

Kapolsek Hotma mengingatkan, tawuran bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga menghancurkan masa depan pelaku.

“Risikonya cuma tiga: masuk rumah sakit, masuk penjara, atau malah meninggal dunia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya.

“Banyak remaja ikut-ikutan tawuran karena kurang pengawasan. Orang tua harus tahu anaknya main di mana dan sama siapa,” imbuhnya.

Polsek Serang Baru memastikan tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran remaja. Patroli rutin dan operasi malam akan terus digencarkan, terutama di titik-titik rawan bentrok antar pelajar.

“Kami akan respons cepat setiap laporan masyarakat. Pencegahan lebih baik daripada penyesalan,” ujar Hotma.

Polsek juga akan menggandeng sekolah dan tokoh masyarakat untuk mengedukasi pelajar agar tidak terjerumus ke tindakan kekerasan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *