Bekasi  

Begini Cara Wakil Wali Kota Bekasi Beri Dukungan Nyata Ekonomi Kerakyatan

Kota Bekasi - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama istri Wuri Handayani dan Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto terlihat memborong jajanan takjil dari pelaku UMKM usai membuka Bazar UMKM Ramadan 1447 H. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama istri Wuri Handayani dan Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto terlihat memborong jajanan takjil dari pelaku UMKM usai membuka Bazar UMKM Ramadan 1447 H. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama istri Wuri Handayani dan Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto terlihat memborong jajanan takjil dari pelaku UMKM usai membuka Bazar UMKM Ramadan 1447 H.

Kegiatan tersebut digelar di Stadion Mini Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Aksi memborong dagangan pelaku UMKM bukan sekadar simbolik. Langkah itu disebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta memajukan produk-produk lokal.

Ramadan Jadi Momentum UMKM Naik Kelas

Dalam sambutannya, Harris Bobihoe menyambut positif pelaksanaan Bazar UMKM Ramadan 1447 yang dinilai menjadi ruang produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum strategis karena daya beli masyarakat cenderung meningkat, permintaan makanan dan kebutuhan pokok melonjak, serta menjadi ajang promosi efektif bagi pelaku usaha lokal.

“Dengan adanya bazar-bazar selama Ramadan, diharapkan UMKM kita semakin berkembang, perekonomian semakin kuat, serta masyarakat dapat menikmati bulan suci dengan kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok. Ini bukan hanya ajang belanja, tetapi juga bentuk dukungan terhadap UMKM lokal agar lebih maju,” ujar Harris, Selasa (3/3/2026).

Gerak Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Kehadiran Wakil Wali Kota bersama istri dan Ketua TP PKK yang langsung membeli produk UMKM mendapat respons positif dari para pedagang.

Bagi pelaku UMKM, kehadiran pimpinan daerah memberi efek ganda meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha. Menarik perhatian pengunjung untuk ikut berbelanja hingga memberikan pesan bahwa pemerintah hadir mendukung ekonomi kecil.

Di Mustika Jaya, bazar Ramadan menjadi salah satu penggerak ekonomi mikro berbasis komunitas, terutama bagi pelaku usaha rumahan yang mengandalkan momentum musiman.

Dorongan Konsumsi Produk Lokal

Pemkot Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk meramaikan gerai-gerai bazar sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal yang berkualitas dan kompetitif secara harga.

Langkah ini selaras dengan upaya memperkuat ekonomi domestik daerah, terutama di tengah tantangan inflasi dan tekanan daya beli masyarakat.

Bagi warga Mustika Jaya, bazar Ramadan bukan hanya tempat berburu takjil menjelang berbuka, tetapi juga ruang interaksi sosial dan penguatan solidaritas ekonomi warga.

Momentum Ramadan 1447 H pun menjadi pengingat bahwa membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga memastikan roda ekonomi kecil terus berputar dan tumbuh berkelanjutan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *