Kota Bekasi — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat adanya peningkatan signifikan kasus influenza yang menyerang masyarakat pada September hingga Oktober 2025.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bekasi, Vevie Herawati, menjelaskan bahwa kenaikan kasus ini terpantau melalui data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).
“Berdasarkan data SKDR, terjadi kenaikan pada minggu ke-39 dengan total 6.668 kasus, dan kembali meningkat pada minggu ke-41 menjadi 7.054 kasus,” ujar Vevie, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, fenomena peningkatan kasus flu ini tidak terlepas dari perubahan musim atau pancaroba yang tengah berlangsung, di mana fluktuasi suhu dapat menurunkan daya tahan tubuh masyarakat.
“Pada musim pancaroba seperti sekarang, kondisi tubuh cenderung lebih rentan. Perubahan suhu yang ekstrem bisa memicu gangguan kesehatan, termasuk influenza,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipatif, Dinkes Bekasi telah memperkuat pemantauan kasus Influenza-Like Illness (ILI) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di seluruh puskesmas dan rumah sakit.
Selain itu, pemantauan tren mingguan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi peningkatan kasus sedini mungkin.
Vevie mengimbau masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh, memperbanyak asupan cairan, dan segera beristirahat jika mengalami gejala flu.
“Jika gejala tidak kunjung membaik atau malah memberat, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapat penanganan yang tepat,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












