Kabupaten Bekasi – Aksi pencurian pagar Masjid Al Ittihad di kawasan Pondok Timur Indah, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, terjadi secara terang-terangan pada siang hari.
Peristiwa itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya viral di media sosial.
Pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 14.22 WIB.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria membawa kabur pagar kecil masjid menggunakan sepeda motor.
salah satu pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 4530 FLX.
Sementara pelaku lainnya duduk di bagian belakang sambil memegang pagar besi berwarna putih yang diduga merupakan aset Masjid Al Ittihad.
Ketua RT 11 RW 17, Ghofur, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan aksi pencurian itu terekam jelas oleh kamera pengawas yang terpasang di area masjid.
“Memang ada kamera CCTV yang memperlihatkan dua orang menggunakan sepeda motor langsung mengangkat pagar aset Masjid Al Ittihad yang berada di lingkungan RT 11 RW 17,” ujar Ghofur saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).
Menurut Ghofur, keberadaan pagar tersebut baru disadari hilang setelah warga mengecek lokasi. Padahal, pagar itu masih berfungsi sebagai pembatas dan pengaman area masjid serta lingkungan sekitar.
“Warga tidak sengaja melihat pagar itu sudah mengarah ke jembatan Jatimulya ke arah Kalimalang,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaku dengan mudah mengambil pagar karena tidak dalam kondisi terkunci. Sebelum melancarkan aksinya, kedua pelaku sempat mondar-mandir di sekitar lokasi untuk memastikan situasi aman.
“Yang pertama dia mau mencopot, tapi mungkin ada orang melintas di depan area masjid, jadi tidak jadi. Saat kondisi sangat sepi, dia langsung angkat dan membawa pergi pagar tersebut,” tuturnya.
Meski belum diketahui pasti nilai kerugian material akibat pencurian tersebut, Ghofur menegaskan bahwa pagar itu merupakan aset masjid yang tidak seharusnya diambil oleh siapa pun.
Ghofur juga memastikan kedua pelaku bukan warga sekitar. Pasalnya, tidak ada warga yang mengenali wajah mereka. Saat beraksi, pelaku terlihat mengenakan penutup kepala.
“Tidak ada yang mengenali wajah pelaku, karena kondisinya dia pakai topi dan menengok ke kiri,” ucapnya.
Pasca kejadian, pengurus lingkungan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk pada jam-jam rawan meski terjadi di siang hari.
“Kami sudah mengimbau warga RT 11 untuk lebih waspada lagi, apalagi ini jalan umum. Keamanan harus dijaga bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuriyanti mengatakan hingga kini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
“Sampai dengan saat ini belum ada laporan. Namun anggota piket sudah menghubungi pengurus masjid agar segera membuat laporan resmi,” kata Wuriyanti.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Septian)












