Kota Bekasi – Sebuah lahan kosong di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi, diketahui dipenuhi kendaraan mangkrak milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Seorang warga yang diminta menjaga lokasi tersebut menyebut nama eks Wali Kota Bekasi dalam pengelolaan lahan itu.
Lahan yang berada di Jalan Telkom, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, itu diduga telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai tempat penampungan kendaraan dinas.
Pengakuan tersebut disampaikan oleh Sarim (70), warga yang akrab disapa Engkong Sarim. Ia mengaku hanya diminta membersihkan lahan dan memegang kunci, tanpa mengetahui secara pasti status kepemilikan lahan maupun asal kendaraan yang terparkir.
“Saya mah cuma disuruh babat rumput doang. Kalau nggak disuruh, ya nggak ke sini,” ujar Sarim saat ditemui di lokasi, Rabu (21/1/2026).
Sarim mengatakan dirinya tidak melakukan penjagaan rutin. Ia hanya datang sesekali untuk membersihkan rumput yang tumbuh di area lahan tersebut.
“Kalau kontrol tiap pagi atau sore mah enggak. Saya mah nggak jaga, cuma disuruh doang,” jelasnya.
Dalam keterangannya, Sarim menyebut nama Pepen atau Rahmat Effendi, yang diketahui merupakan eks Wali Kota Bekasi. Ia mengaku pernah diminta langsung oleh yang bersangkutan untuk merawat lahan tersebut.
“Dulu mah katanya punya Pak Pepen. Saya disuruh Pak Pepen, sama adiknya juga dulu,” tuturnya.
Meski demikian, Sarim menegaskan tidak mengetahui status kepemilikan lahan secara resmi maupun alasan lahan tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan kendaraan Pemkot Bekasi.
“Soal tanahnya punya siapa, saya kurang tahu. Saya mah orang kecil, nggak ngerti urusan begitu,” tegasnya.
Sarim menuturkan, lahan seluas sekitar 1.400 meter persegi itu sebelumnya merupakan kawasan permukiman kemudian lokasi tersebut berubah menjadi lahan kosong sebelum akhirnya dipenuhi kendaraan.
“Dulu mah rumah. Rumahnya udah nggak ada, terus jadi lahan kosong,” ungkapnya.
Terkait kendaraan yang tampak mangkrak, Sarim memperkirakan sebagian kendaraan telah berada di lokasi tersebut selama lebih dari lima tahun. Ia juga mengaku tidak pernah menerima upah dalam bentuk uang atas pekerjaannya.
“Saya tidak digaji. Paling saya ambil pisang, singkong. Itu aja,” katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan dinas dan kendaraan umum terparkir dalam kondisi lama, di antaranya bus Pemkot Bekasi, mobil pemadam kebakaran, kendaraan dinas PUPR, kendaraan pengangkut sampah, hingga angkutan kota.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Septian)












