Kota Bekasi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi menggelar rapat kordinasi dengan seluruh ketua cabang olahraga (cabor) untuk mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026.
Rapat tersebut difokuskan pada kesiapan atlet, capaian prestasi, serta sinkronisasi teknis sebagai tuan rumah.
Ketua Harian KONI Kota Bekasi Agus Irianto mengatakan Bekasi menargetkan prestasi tertinggi pada ajang empat tahunan tersebut.
Seluruh cabor diminta memusatkan perhatian pada peningkatan raihan medali.
“Fokus kita satu titik, bagaimana Kota Bekasi mencapai tiga besar. Koordinasi cabor menjadi kunci,” kata Agus.
Ia menyebut hasil Babak Kualifikasi (BK) atlet masih terus didesk dan dievaluasi. Targetnya, perolehan medali emas dipertahankan, perak ditingkatkan menjadi emas, dan perunggu naik menjadi perak.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kota Bekasi, Abi Hasbullah, menyampaikan bahwa rapat tersebut juga membahas perkembangan teknis yang diperoleh dari berbagai pertemuan dengan panitia besar Porprov.
Salah satu fokus utama adalah pendataan peserta, penjadwalan pertandingan, serta kesiapan venue di daerah tuan rumah.
“Desk peserta Porprov terus dilakukan, termasuk sinkronisasi jadwal dan venue pertandingan,” ujar Abi.
Menurut Abi, sinergi antara KONI, Pemerintah Kota Bekasi, Panitia Besar Porprov, dan kontingen menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov.
Ia menyebut Bekasi telah lama menargetkan diri sebagai sport city, sehingga penyelenggaraan Porprov harus memberi dampak positif bagi pengembangan olahraga daerah.
Kota Bekasi tercatat telah beberapa kali menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Selain Porprov 2026, Bekasi juga ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027.
Porprov Jawa Barat XV 2026 dijadwalkan dibuka di Kota Bekasi pada 7 November 2026, sementara penutupan akan berlangsung di Kota Bogor pada 20 November 2026.
Untuk penyebaran cabang olahraga, Kota Bekasi akan menggelar 47 sub-cabang olahraga, Kota Bogor 28 sub-cabang, dan Kota Depok 9 sub-cabang.
Total terdapat 1.156 nomor pertandingan yang akan dipertandingkan. Jumlah peserta atlet yang bertanding di Kota Bekasi mencapai 7.803 atlet, Kota Bogor 5.962 atlet, dan Kota Depok 3.114 atlet.
Sementara daerah penyangga tuan rumah juga ikut ambil bagian, di antaranya Kabupaten Bogor dengan 143 atlet, Kota Bandung 535 atlet, dan Kabupaten Sumedang 363 atlet.
Berdasarkan data sementara KONI Jawa Barat per 22 Januari, jumlah atlet kontingen Kota Bekasi tercatat sebanyak 1.483 atlet. Angka tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses verifikasi dan penyesuaian cabang olahraga.
Wakil Ketua I KONI Kota Bekasi Ali Akbar menegaskan keberhasilan Porprov Jabar 2026 tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Ia meminta setiap cabor meningkatkan intensitas koordinasi dengan KONI agar pelaksanaan berjalan lancar.
“Kesuksesan Porprov ini harus menjadi kerja bersama. Koordinasi dan kolaborasi menjadi kunci,” kata Ali.
KONI Kota Bekasi optimistis dengan persiapan yang berjalan saat ini, peluang meraih hasil maksimal terbuka lebar.
Evaluasi prestasi atlet terus dilakukan untuk memastikan Kota Bekasi mampu bersaing di papan atas klasemen akhir Porprov Jawa Barat 2026.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Advertorial)












