Bekasi  

Resmikan Posyandu di Kayuringin, DPRD Bekasi terima Keluhan Soal Buruknya Sistem Drainase

Kota Bekasi - Anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel saat melakukan Reses I di RW 10 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Sabtu (14/2/2026), Kota Bekasi. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel saat melakukan Reses I di RW 10 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Sabtu (14/2/2026), Kota Bekasi. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Peresmian Gedung Posyandu Cempaka 2 di RW 10, Kelurahan Kayuringin Jaya, berlangsung dengan suasana hangat dan partisipatif. Bangunan itu didirikan melalui dana aspirasi DPRD Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan dasar di lingkungan warga.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel, mengatakan realisasi gedung tersebut diharapkan meningkatkan kualitas layanan bagi balita, ibu hamil dan menyusui, serta lansia.

“Alhamdulillah, gedung Posyandu ini akhirnya bisa terealisasi. Harapannya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya, dikutip Minggu (15/2/2026).

Ia menambahkan dukungan fasilitas penunjang seperti pendingin ruangan dan perlengkapan lainnya yang disebut berasal dari dana pribadi agar kegiatan Posyandu berjalan lebih nyaman.

Samuel juga mendorong pengurus RT dan RW aktif memanfaatkan forum musyawarah untuk menyampaikan aspirasi warga. Ia menegaskan komitmennya mengawal setiap usulan agar dapat dibahas dan direalisasikan melalui program pemerintah daerah.

Sesi dialog menjadi bagian paling dinamis dalam acara tersebut. Lukman, salah satu warga, mengeluhkan buruknya sistem drainase di sekitar SMP Negeri 7 Bekasi yang kerap memicu banjir saat hujan deras.

Keluhan serupa disampaikan pengurus RW 10 dan warga RT 08 yang meminta pengerukan serta pelebaran saluran air.

Menanggapi hal itu, Samuel menyatakan persoalan banjir menjadi perhatian utama. Ia menyebut kawasan sekitar SMPN 7—yang dikenal warga dengan sebutan Gotun—merupakan daerah cekungan yang menjadi titik kumpul air.

“Saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan melaporkan langsung kondisi ini kepada Wali Kota Bekasi agar segera ada solusi permanen,” katanya.

Ia juga menyinggung rencana pengerukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai yang hingga kini belum terealisasi di wilayah RW 10 Kayuringin Jaya. Menurut dia, usulan tersebut akan dikawal melalui Musrenbang maupun pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD jika diperlukan.

Menutup kegiatan, Samuel menegaskan prinsip kerjanya sebagai wakil rakyat untuk seluruh masyarakat.

“Saya adalah wakil rakyatnya orang Bekasi, bukan hanya wakil rakyat bagi pemilih saya,” ujarnya.

Prosesi pemotongan pita dan penyerahan simbolis Gedung Posyandu Cempaka 2 kepada kader menandai dimulainya operasional fasilitas tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai penanda dimulainya layanan kesehatan yang lebih representatif bagi warga RW 10, Kota Bekasi.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *