Bekasi  

Wajah Baru Alun-Alun Bekasi, Tri Adhianto Siapkan Fasilitas Ramah Anak hingga Penataan Parkir

Kota Bekasi - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau Alun-Alun Bekasi yang baru saja direvitalisasi bersama Anggota DPRD Jawa Barat, Senin (16/2/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau Alun-Alun Bekasi yang baru saja direvitalisasi bersama Anggota DPRD Jawa Barat, Senin (16/2/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Penataan ruang publik kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Bekasi. Senin (16/2/2026), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung meninjau perkembangan kawasan Alun-Alun Kota Bekasi yang kini semakin ramai dikunjungi warga.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Tri terlihat berkeliling cukup lama, mengamati detail fasilitas yang sudah ada sekaligus mencatat sejumlah titik yang dinilai masih perlu pembenahan. Baginya, alun-alun bukan hanya ruang terbuka, tetapi simbol kebersamaan warga Kota Bekasi.

Ruang Publik yang Kian Hidup

Dalam beberapa bulan terakhir, Alun-Alun Kota Bekasi memang menunjukkan wajah baru. Area yang sebelumnya terkesan biasa saja kini menjadi ruang interaksi lintas generasi—anak-anak bermain, remaja berolahraga, hingga keluarga yang bersantai di sore hari.

Namun di balik peningkatan itu, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya adalah kebutuhan fasilitas yang lebih ramah anak dan tertata secara fungsional.

Tri menyoroti pentingnya jalur khusus push bike bagi anak-anak. Selama ini, anak-anak kerap bermain sepeda kecil bercampur dengan pejalan kaki atau pelari. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

“Alun-alun ini adalah ruang kebersamaan warga. Karena itu, kita ingin memastikan fasilitasnya semakin lengkap, aman, dan ramah untuk semua, terutama anak-anak dan keluarga,” ujar Tri.

Edukasi dan Estetika: Kandang Merpati Jadi Daya Tarik Baru

Selain jalur bermain, rencana penambahan kandang burung merpati juga menjadi perhatian. Konsep ini bukan sekadar hiasan visual, tetapi diharapkan menjadi elemen edukatif bagi anak-anak tentang interaksi dengan satwa secara bertanggung jawab.

Langkah ini dinilai dapat memperkaya fungsi alun-alun sebagai ruang rekreasi yang memiliki nilai pembelajaran, bukan hanya tempat berkumpul.

Toilet dan Parkir Jadi Sorotan

Persoalan klasik ruang publik—akses toilet dan parkir—tak luput dari evaluasi. Tri meminta relokasi toilet agar lebih tertata dan mudah diakses tanpa mengganggu estetika kawasan.

Sementara itu, area parkir menjadi perhatian serius. Di beberapa waktu tertentu, kendaraan yang parkir tidak beraturan kerap mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan pengunjung. Penertiban serta penataan ulang sistem parkir menjadi bagian dari rencana pembenahan jangka pendek.

“Saya meminta agar setiap masukan dan rencana penataan yang sudah dibahas dapat segera ditindaklanjuti. Kita ingin Alun-Alun Kota Bekasi menjadi ruang publik yang tertib, nyaman, dan membanggakan,” tegasnya.

Komitmen Penataan Berkelanjutan

Peninjauan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Evaluasi berkelanjutan menjadi bagian penting agar fasilitas publik benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Dengan rencana penambahan jalur ramah anak, fasilitas edukatif, serta penataan parkir dan sanitasi yang lebih baik, Alun-Alun Kota Bekasi diharapkan tidak hanya menjadi ikon kota, tetapi juga ruang publik yang inklusif dan berkelas.

Ke depan, publik tentu menunggu realisasi konkret dari rencana tersebut—karena ruang terbuka yang nyaman bukan hanya soal estetika, melainkan juga soal hak warga untuk menikmati kota yang tertib dan manusiawi.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Syafira Y.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *