Bekasi  

Jalur Vital Bekasi–Jaktim Kembali Lumpuh, Banjir 30 Sentimeter Rendam Jalan Sultan Agung

Bagi warga komuter, titik ini bukan sekadar jalan biasa. Ini adalah salah satu nadi pergerakan harian menuju Jakarta. Ketika jalur ini tersendat, dampaknya langsung terasa luas.

Kota Bekasi - Banjir setinggi 30 sentimeter terjadi di Jalan Raya Sultan Agung, Kota Bekasi. Jalur vital penghubung Jakarta ini lumpuh dan menyebabkan kepadatan lalu lintas, Jumat (20/2/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Banjir setinggi 30 sentimeter terjadi di Jalan Raya Sultan Agung, Kota Bekasi. Jalur vital penghubung Jakarta ini lumpuh dan menyebabkan kepadatan lalu lintas, Jumat (20/2/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Akses utama penghubung Kota Bekasi menuju Jakarta Timur kembali lumpuh akibat banjir pada Jumat (20/2/2026) pagi.

Genangan setinggi 20 hingga 30 sentimeter merendam ruas Jalan Sultan Agung Bekasi, tepatnya dari depan pom bensin Vivo hingga kawasan BTN.

Bagi warga komuter, titik ini bukan sekadar jalan biasa. Ini adalah salah satu nadi pergerakan harian menuju Jakarta. Ketika jalur ini tersendat, dampaknya langsung terasa luas.

Antrean Mengular Hingga 2 Kilometer

Sejak pagi, kendaraan terjebak kemacetan panjang. Antrean mengular hingga belokan Taman Kota (Tamkot) Bekasi, dengan estimasi kepadatan mencapai sekitar dua kilometer.

Kanit Lantas Bekasi Barat, Aspeni, menjelaskan banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (19/2/2026) malam.

“Air hujan turun dari semalam. Mungkin naik airnya dari jam 05.00 WIB, ketinggian air 20–25 sentimeter di ruas jalan, tapi paling tinggi mungkin 30 sentimeter, yang paling tinggi di sisi kiri,” ujarnya di lokasi.

Menurutnya, genangan melanda sepanjang 150 hingga 200 meter ruas jalan. Meski tidak menutup total akses, kondisi tersebut cukup membuat arus lalu lintas tersendat.

Motor Mogok, Pengendara Frustrasi

Sepeda motor menjadi kendaraan paling terdampak. Banyak pengendara nekat menerobos genangan dan berakhir mogok di tengah jalan. Sejumlah pengendara terpaksa menuntun motornya ke tepi jalan.

Untuk menghindari titik terdalam di sisi kiri, kendaraan memilih melintas di sisi kanan yang kontur aspalnya lebih tinggi. Namun pilihan itu justru mempersempit ruang gerak kendaraan lain.

Mobil pribadi, bus, hingga truk terlihat mengambil jalur serupa. Kepadatan pun tak terhindarkan.

Salah seorang pengendara, Firman Nasruli (32), mengaku kesal karena banjir di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Udah sering banjir di sini, waktu itu pernah juga sekitar satu bulan lalu, belum ada solusinya,” keluhnya.

Masalah Lama yang Terulang

Banjir di Jalan Sultan Agung bukan peristiwa baru. Titik ini kerap tergenang saat curah hujan tinggi, diduga akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air secara optimal.

Sebagai jalur penghubung strategis Bekasi–Jakarta Timur, gangguan di ruas ini berdampak langsung pada produktivitas warga. Keterlambatan kerja, distribusi barang yang terhambat, hingga potensi kerugian ekonomi menjadi konsekuensi berulang.

Firman berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah hingga pusat untuk mengatasi persoalan tersebut secara permanen.

“Harapan sih biar cepat ada solusi, pemerintah tolong deh. Bulan kemarin saya telat kerja karena macet banjir di sini, sekarang untung lagi santai. Coba kalau telat lagi, bisa rugi saya,” ujarnya.

Perlu Solusi Jangka Panjang

Hingga pukul 10.15 WIB, genangan masih menutupi sebagian badan jalan. Petugas kepolisian tampak berjaga dan mengatur arus lalu lintas guna meminimalisasi kepadatan.

Namun penanganan lalu lintas hanya solusi sementara. Tanpa pembenahan sistem drainase dan pengelolaan limpasan air hujan yang lebih terintegrasi, banjir di jalur vital ini berpotensi terus berulang.

Bagi Kota Bekasi yang dikenal sebagai kota komuter, ketahanan infrastruktur jalan terhadap banjir bukan lagi pilihan — melainkan kebutuhan mendesak.

Karena ketika satu ruas jalan lumpuh, yang terdampak bukan hanya kendaraan, tetapi ritme kehidupan warganya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *