Bekasi – Sebanyak 100 porsi makanan yang disediakan setiap hari di Rumah Makan Gratis (RMG) Yayasan Damaris Pancasila Indonesia di Jalan Raya Jatiasih, Kota Bekasi, selalu habis dalam waktu kurang dari 10 menit. Tingginya antusiasme warga menunjukkan program sosial tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.
Koordinator Yayasan Damaris Pancasila Indonesia Wilayah Jabodetabek, Erna Agustin, mengatakan RMG baru beroperasi sekitar dua bulan di Jatiasih. Program itu merupakan pengembangan dari kegiatan berbagi nasi kotak yang telah dilakukan yayasan sejak 2018.
“Awalnya kami berbagi nasi kotak di jalanan. Seiring waktu, kami ingin penerima manfaat bisa menikmati makanan dengan lebih nyaman, sehingga dibuat konsep rumah makan gratis,” ujar Erna, Rabu (29/7/2026).
Menurut dia, rumah makan tersebut terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan tanpa memandang agama, suku, maupun latar belakang lainnya. Pengunjung juga tidak diwajibkan menunjukkan kartu identitas atau memenuhi persyaratan administrasi.
Untuk menjaga ketertiban, pengelola membagikan kupon antrean bernomor 1 hingga 100 mulai pukul 11.45 WIB. Seluruh pengunjung dilayani sesuai nomor antrean hingga seluruh porsi habis.
“Siapa saja yang membutuhkan silakan datang dan mengambil kupon. Tidak perlu syarat apa pun,” katanya.
Erna menjelaskan, menu makanan disiapkan berbeda setiap hari sesuai hasil koordinasi pengurus dan relawan dapur. Khusus selain hari Minggu, menu utama dipastikan berupa olahan ayam yang dilengkapi lauk dan sayur.
Seluruh biaya operasional program berasal dari donasi masyarakat yang disalurkan melalui yayasan. Pengelolaan dana dilakukan secara transparan melalui laporan rutin kepada para donatur.
Asisten Koordinator Yayasan Damaris Pancasila Indonesia Wilayah Jabodetabek, Tujuh Silaban, mengatakan seluruh petugas yang terlibat merupakan relawan. Mereka menerapkan standar operasional yang mengutamakan kebersihan makanan dan pelayanan kepada pengunjung.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat membuat 100 porsi makanan yang disediakan setiap hari kerap habis dalam waktu singkat.
“Sering kali belum sampai 10 menit makanan sudah habis. Karena itu kami berencana membuka cabang baru. Jumat nanti kami akan survei lokasi di Parung Panjang,” ujar Tujuh.
Ia berharap penambahan cabang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, mengingat setiap hari masih banyak warga yang datang ketika seluruh makanan telah habis dibagikan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.











