Bekasi  

Perkuat Program Jaga Pelajar, Polres Metro Bekasi Kota Kumpulkan 98 Kepala SMA Negeri dan Swasta

Bekasi - Polres Metro Bekasi Kota dan KCD Pendidikan Wilayah III Jabar kumpulkan 98 kepala SMA perkuat program Jaga Pelajar tangkal tawuran, narkotika, dan konten kekerasan. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Polres Metro Bekasi Kota dan KCD Pendidikan Wilayah III Jabar kumpulkan 98 kepala SMA perkuat program Jaga Pelajar tangkal tawuran, narkotika, dan konten kekerasan. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota menggelar pertemuan strategis bersama 98 kepala sekolah menengah atas (SMA) baik negeri maupun swasta yang bertempat di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat pengimplementasian program “Jaga Pelajar” guna melindungi generasi muda di lingkungan pendidikan Kota Bekasi dari berbagai ancaman sosial maupun tindak kriminalitas.

Fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup pemetaan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, penguatan ketahanan institusi sekolah, hingga penyelarasan langkah taktis antara aparat kepolisian dan para pemangku kepentingan di dunia pendidikan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Rina Parlina, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Metro Bekasi Kota beserta jajaran atas kepedulian proaktif terhadap masa depan para pelajar.

“Para pendidik memiliki tanggung jawab besar, tetapi kami tidak dapat berjalan sendiri. Kita harus bergandengan tangan untuk merumuskan strategi dan menjalankan langkah konkret di bidang pendidikan serta perlindungan. Kolaborasi ini diperlukan agar setiap program berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Rina.

Waspadai Paparan Konten Kekerasan dan TCC

Dalam kesempatan yang sama, Wakatim Pencegahan Satgaswil DKI Jakarta Densus 88 AT Polri, Iptu Lutfi Okto Wibowo, memaparkan potensi kerawanan baru di ruang digital. Menurutnya, paparan konten kekerasan kini sangat mudah diakses melalui media sosial, termasuk melalui komunitas daring seperti True Crime Community (TCC).

Ia mengingatkan agar kasus yang sempat terjadi di SMAN 72 Jakarta dijadikan bahan pembelajaran bersama pentingnya meningkatkan literasi digital serta kepekaan guru terhadap perubahan perilaku peserta didik.

“Ketahanan sekolah dimulai dari keteladanan, pendidikan karakter, serta kemampuan bersama dalam mengenali dan mencegah penyebaran paham yang mendorong kebencian maupun kekerasan. Upaya ini memerlukan komunikasi terbuka serta kerja bersama antara sekolah, keluarga, kepolisian, dan seluruh unsur terkait,” kata Lutfi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa tindakan preventif harus diperketat mengingat para pelajar saat ini rentan terhadap berbagai bentuk kerawanan sosial. Mulai dari ajakan tawuran antarpelajar, aksi balap liar, penyalahgunaan narkotika, keterlibatan dalam tindak pidana, hingga ancaman manipulasi serta mobilisasi anak dalam kerusuhan massa.

Oleh karena itu, Kombes Putu menekankan bahwa sinergi antara pihak sekolah, keluarga, dan kepolisian wajib diwujudkan melalui penguatan deteksi dini, kecepatan komunikasi, serta pendampingan yang proporsional sesuai kebutuhan psikologis anak.

“Pencegahan tidak boleh menunggu sampai peristiwa terjadi. Perubahan perilaku, pola pergaulan, kedisiplinan, aktivitas di luar jam belajar, dan interaksi di ruang digital perlu menjadi perhatian bersama. Ketika muncul tanda kerawanan, respons awal harus segera diberikan secara tepat dan proporsional agar pelajar memperoleh perlindungan serta pendampingan sebelum persoalan berkembang,” tegas Putu Kholis.

“Perlindungan yang diberikan hari ini akan menentukan kualitas generasi mendatang. Menjaga anak berarti menjaga masa depan bangsa,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *