Bekasi  

Sepanjang 2025, Polres Metro Bekasi Kota Catat Lebih dari 100 Kasus Curanmor 

Kota Bekasi - Sepeda motor hasil curian yang diita Polres Metro Bekasi Kota. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Sepeda motor hasil curian yang diita Polres Metro Bekasi Kota. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota masih marak terjadi. Hingga November 2025, tercatat lebih dari 100 laporan kasus curanmor yang masuk.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan tidak ada merek motor tertentu yang menjadi incaran para pelaku. Menurutnya, aksi curanmor dilakukan berdasarkan peluang yang ada.

“Kurang lebih di atas 100 kasus dari bulan Januari sampai sekarang. Enggak ada merek khusus yang mereka incar. Jadi, mana yang peluangnya mudah, itu yang mereka ambil,” ujar Braiel.

Ia menjelaskan, pelaku curanmor biasanya beraksi dalam waktu singkat. Dengan menggunakan kunci T, mereka bisa menggondol sepeda motor hanya dalam hitungan menit.

“Sebentar saja, enggak sampai lima menit. Kan cuma dicongkel saja,” kata Braiel.

Berdasarkan catatan kepolisian, sebagian besar pelaku tidak menggunakan senjata tajam dalam aksinya. Mereka juga tidak hanya beroperasi di malam hari, tetapi bisa beraksi kapan saja.

Baca Juga: Polisi Tangkap Sindikat Curanmor, Empat Pelaku Satu Keluarga 

“Jamnya bervariasi. Ada yang siang, sore, malam, bahkan tengah malam,” jelasnya.

Untuk menekan angka kejahatan tersebut, Braiel mengatakan saat ini Polres Metro Bekasi Kota sudah membentuk tim khusus yang melakukan patroli rutin di titik-titik rawan pencurian.

“Setiap hari kami lakukan patroli di daerah rawan. Selain itu, Tim Buser Satreskrim juga kami bentuk untuk kegiatan pengungkapan perkara curanmor,” ungkap Braiel.

Menurutnya, peningkatan patroli ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan, termasuk Kapolda, untuk menekan maraknya kasus curanmor di wilayah Bekasi.

“Ini menjadi atensi pimpinan. Karena marak, kami maksimalkan upaya pengungkapan dan pencegahan,” ucapnya.

Terkait penangkapan komplotan pelaku asal Palembang, Sumatera Selatan, Braiel mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah para pelaku lainnya merupakan pemain baru atau residivis.

“Ya, kami masih menyelidiki pelaku lainnya. Tapi banyak juga pemain lokal yang biasa beraksi di lingkungan sekitar. Ada yang perorangan, ada juga yang sudah kami proses meski baru tahap percobaan,” katanya.

Baca Juga: Lima Bandit Curanmor Diringkus, Kapolres Ungkap Ekonomi Faktor Utama Tindakan Kriminal di Bekasi

Selain upaya penindakan, polisi juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan.

“Melalui media sosial dan Bhabinkamtibmas, kami sudah sampaikan agar masyarakat berhati-hati memarkir motor. Jangan sembarangan, terutama di tempat sepi,” tutur Braiel.

Ia mengungkapkan, menjelang akhir tahun ini, angka kejahatan curanmor memang cenderung meningkat. Namun pihaknya telah meningkatkan patroli gabungan untuk mencegah dan mengungkap kasus yang terjadi.

“Selama dua minggu terakhir, kegiatan rutin yang ditingkatkan sudah berjalan. Kami libatkan beberapa satuan fungsi, termasuk Reserse, untuk menekan angka curanmor,” ujar Braiel.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *