Bekasi  

Taman Baru di Bekasi Barat dan Strategi Ruang Hijau Kota

Kota Bekasi - Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe saat melakukan peresmian Taman Sakura di Bekasi Barat. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe saat melakukan peresmian Taman Sakura di Bekasi Barat. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Di tengah makin padatnya kawasan permukiman Kota Bekasi, ruang hijau yang tersisa menjadi barang mewah. Akhir pekan lalu, pemerintah kota meresmikan sebuah ruang terbuka baru bernama Taman Sakura RW 017 di Perumahan Bahagia Permai, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Selasa (13/1/2026).

Peresmian dipimpin Wakil Wali Kota Bekasi dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga perwakilan instansi terkait. Warga tampak ramai menyambut pembukaan taman yang mengusung tema “Harmoni Hijau Sakura: Menumbuhkan Semangat Mewujudkan Lingkungan Asri.”

Sejak awal acara, suasana terlihat cair. Anak-anak berlarian di area taman sementara orang tua menunggu di tepi lintasan pedestrian. Peresmian berlangsung sederhana, tetapi diiringi pesan penting dari pejabat yang hadir: ruang hijau bukan lagi sekadar ornamen perkotaan, tetapi komponen kualitas hidup.

“Keberadaan taman seperti ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan paru-paru kawasan permukiman,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi dalam sambutannya.

Menambal Kekurangan Ruang Hijau

Penataan ruang hijau di Bekasi memang menjadi pekerjaan rumah panjang. Pertambahan penduduk yang agresif dan pembangunan permukiman yang masif membuat ruang publik hijau tak jarang kalah oleh beton. Di sejumlah wilayah, warga harus bergantung pada taman-taman swadaya atau lapangan serbaguna untuk sekadar rekreasi ringan.

Taman Sakura hadir dalam konteks tersebut. Pemerintah memperkenalkannya sebagai taman yang ramah bagi berbagai kalangan — dari anak hingga lansia — sekaligus ruang edukasi lingkungan.

Tidak hanya untuk bermain, melainkan tempat warga bersosialisasi, berkegiatan, dan merasakan ruang terbuka tanpa harus keluar permukiman.

Camat Bekasi Barat memberi catatan tambahan: keberhasilan taman ini bukan hanya pada pembangunannya, tetapi juga pada partisipasi warga dalam menjaganya.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama. Pemerintah berharap taman ini dirawat bersama agar manfaatnya bertahan panjang,” ujarnya.

Dari Proyek Menjadi Kepemilikan Sosial

Model partisipasi RW 017 jarang dibahas, namun signifikan. Dalam sejumlah kasus di kota-kota besar, taman lingkungan berhasil bertahan bukan karena anggaran pemerintah, tetapi karena muncul rasa memiliki dari warga. Ketika ruang publik berubah menjadi ruang komunal, tingkat vandalisme turun dan kesadaran kebersihan meningkat.

Taman Sakura diproyeksikan memfasilitasi fungsi itu. Selain mendukung ruang ekologis, pemerintah berharap taman ini memantik gerakan serupa di tempat lain.

Pemerintah Kota Bekasi sendiri mulai mendorong program ruang hijau berbasis komunitas sebagai strategi adaptasi: ketika lahan pemerintah terbatas, pemberdayaan warga menjadi opsi realistis.

Langkah Kecil dalam Agenda Kota Hijau

Peresmian taman ini tentu bukan penyelesaian atas problem besar ruang hijau di kota satelit industri seperti Bekasi. Namun, bagi kawasan permukiman yang padat, penambahan satu taman saja bisa mengubah dinamika ruang sosial dan ekologis.

Pemerintah menyebut akan mendorong pembangunan taman dan ruang publik serupa di kecamatan lain. Agenda ini sejalan dengan narasi kota hijau dan berkelanjutan yang belakangan menjadi tuntutan urban, baik secara lingkungan maupun kesehatan.

Dengan berdirinya Taman Sakura RW 017, Bekasi Barat mendapat tambahan ruang bernapas. Tinggal bagaimana ruang itu dipertahankan — apakah menjadi sekadar proyek seremonial, atau tumbuh menjadi ruang hidup warga sehari-hari.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Adinda Fitria Yasmin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *