Kabupaten Bekasi – Deru sepeda motor polisi memecah suasana Kampung Kavling, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Jumat sore (6/2/2026).
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Sumarni memimpin langsung patroli roda dua bersama para pejabat utama Polres Metro Bekasi.
Sasaran mereka bukan jalan protokol, melainkan gang-gang sempit yang selama ini kerap dikaitkan dengan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.
Rute patroli dimulai dari Markas Polres Metro Bekasi, melintasi Lemah Abang, menyusuri Jalan Pantura arah SGC, hingga masuk ke permukiman padat Kampung Kavling.
Dengan sepeda motor, rombongan menyisir titik-titik yang tak terjangkau kendaraan besar—strategi yang disebut kepolisian sebagai pendekatan mobilitas cepat dan responsif.
Kawasan Kampung Kavling selama beberapa waktu terakhir disebut-sebut memiliki citra negatif sebagai lokasi rawan peredaran obat-obatan terlarang. Patroli kali ini bukan sekadar penindakan, melainkan juga upaya membangun kembali kepercayaan dan rasa aman warga.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memastikan masyarakat merasa dilindungi dan didampingi,” ujar Sumarni.
Edukasi dan Peringatan
Selama patroli, petugas tak hanya berkeliling. Mereka berhenti di sejumlah warung dan berbincang langsung dengan pemilik usaha maupun warga sekitar.
Polisi mengingatkan agar tidak menjual atau menyediakan obat-obatan terlarang dalam bentuk apa pun. Jika ditemukan pelanggaran secara tertangkap tangan, tindakan hukum tegas akan diberlakukan.
Kepolisian juga membuka kanal pelaporan yang dapat diakses masyarakat, di antaranya Call Center 110 serta layanan WhatsApp CLBK (Curhat Langsung Bunda Kapolres) di 0813-8399-0086 dan pengaduan 24 jam di 0811-1939-110.
Menurut Sumarni, peran aktif masyarakat menjadi kunci memutus rantai peredaran narkotika.
“Tanpa dukungan warga, upaya pemberantasan tidak akan maksimal. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor,” katanya.
Menghapus Stigma
Lebih dari sekadar patroli rutin, kegiatan ini mengandung pesan simbolik. Dengan turun langsung ke gang-gang sempit, kepolisian berupaya menunjukkan kehadiran negara di wilayah yang selama ini dicap negatif.
Stigma sebagai “kampung narkoba” dinilai dapat berdampak panjang terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Polres Metro Bekasi memastikan patroli preventif serupa akan dilakukan secara berkelanjutan. Strategi ini diklaim sebagai bagian dari komitmen perang terhadap narkotika sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di Kabupaten Bekasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Adinda Fitria Yasmin)










