Bekasi  

Tanggul Dikebut Jelang Lebaran, Pemkot Bekasi Benahi Jalan Alinda Bekasi Utara

Kota Bekasi - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi (DBMSDA) tengah mengebut pembangunan tanggul di Jalan Alinda, Bekasi Utara. Foto: Ist
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi (DBMSDA) tengah mengebut pembangunan tanggul di Jalan Alinda, Bekasi Utara. Foto: Ist

Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi (DBMSDA) tengah mengebut pembangunan tanggul di Jalan Alinda, Bekasi Utara. Proyek penguatan struktur tersebut ditargetkan rampung sebelum Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran tahun ini.

Pantauan di lokasi, aktivitas pengerjaan terlihat intens. Alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi kali, sementara sejumlah pekerja tampak menyusun batu kali di sepanjang bantaran aliran air. Deru mesin berpadu dengan aktivitas manual pekerja yang memasang material satu per satu demi memperkuat sisi jalan yang selama ini rawan longsor.

Salah seorang petugas lapangan, Paimin (23), mengatakan pembangunan tanggul ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya. Tahap lanjutan tersebut sudah berjalan dua hari terakhir.

“Ini proyek dari Pemda, kita nerusin bangunan kemarin. Sudah dua hari mulai pasang batu. Panjang yang mau dikerjain sekitar 200 meter,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, pembangunan tanggul tidak sekadar untuk memperindah kawasan, tetapi memiliki fungsi vital dalam menjaga struktur badan jalan agar tidak tergerus air kali. Selama ini, sebagian sisi jalan belum memiliki penahan permanen, sehingga berpotensi longsor terutama saat debit air meningkat.

“Tujuannya buat nahan area jalan itu biar nggak longsor, kan belum ada penahan batu kali. Terus sama juga buat pelebaran jalan. Nantinya kalau sudah selesai mau dibikin trotoar juga buat orang jalan,” jelasnya.

Tak berhenti di pembangunan tanggul, DBMSDA juga telah menyiapkan tahap berikutnya berupa perbaikan akses jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena berlubang dan tidak rata.

“Habis tanggul kelar, baru mulai pengerjaan jalan yang bolong-bolong itu, mau dicor atau diaspal sampai pertigaan depan,” tambahnya.

Pengerjaan dikebut agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat menjelang arus mudik dan mobilitas tinggi saat Lebaran. Meski demikian, faktor cuaca menjadi variabel yang cukup menentukan kecepatan progres di lapangan.

“Target kita sih sebelum Lebaran tanggul sama jalan sudah beres semua. Tapi kita lihat cuaca juga, kalau cuaca bagus bisa cepat, kalau hujan terus ya agak terhambat,” pungkas Paimin.

Di sisi lain, respons warga terpantau positif. Rudi (39), warga sekitar, menilai proyek tersebut membawa perubahan signifikan dari sisi estetika kawasan.

“Senang, kalau saya mah. Karena kelihatan rapi, kelihatan bersih, nggak kelihatan kumuh gitu,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Putra (32). Ia berharap keberadaan tanggul baru dapat memperlancar aliran air sekaligus meminimalisir potensi genangan.

“Ya bagus, soalnya biar lancar airnya gitu. Terus juga biar nggak banjir aja,” ujarnya.

Dengan target penyelesaian sebelum Idulfitri, proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat struktur jalan, tetapi juga menjadi bagian dari penataan kawasan Bekasi Utara yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *