Kota Bekasi – Seluruh korban longsor gunungan sampah di Zona IV Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Korban terakhir yang ditemukan pada Selasa (10/3/2026) dini hari adalah Riki Supriadi alias Buyung, seorang sopir truk, dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, total korban dalam peristiwa longsor ini tercatat 13 orang, dengan rincian 7 orang meninggal dunia dan 6 orang selamat.
Korban meninggal dunia yakni Enda Widayanti (25) dan Sumine (60) yang merupakan pemilik warung di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin, Hardianto, dan Riki Supriadi alias Buyung yang berprofesi sebagai sopir truk, serta Jussova Situmorang (38) yang merupakan warga setempat.
Sementara korban selamat yakni Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet yang juga berprofesi sebagai sopir truk, serta Ato dan Dofir yang merupakan warga setempat.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari memastikan seluruh korban telah ditemukan sehingga operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
“Sudah ditemukan semuanya. Malam ini telah kami tutup operasinya,” ujar Desiana dalam keterangan, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, selama proses pencarian tim SAR gabungan mengerahkan alat berat untuk membuka timbunan sampah yang menutup akses menuju lokasi korban. Selain itu, anjing pelacak K9 juga diterjunkan untuk membantu mendeteksi keberadaan korban yang tertimbun.
“Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan drone thermal untuk penyisiran melalui udara dengan mendeteksi panas tubuh,” katanya.
Operasi pencarian ini melibatkan 336 personel SAR gabungan dari berbagai instansi, di antaranya Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Polsek Bantargebang, TNI, Damkar Kota Bekasi, BPBD, PMI, Sat Brimob Polda Metro Jaya, Ditsamapta PMJ, Unit K9 PMJ, serta sejumlah relawan dan organisasi kemanusiaan lainnya.
Peristiwa longsor gunungan sampah di kawasan TPST Bantargebang ini menjadi perhatian serius, mengingat kawasan tersebut merupakan lokasi aktivitas para pemulung dan sopir truk yang setiap hari bekerja di sekitar gunungan sampah.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












