Bekasi  

Sampah Lebaran di Kota Bekasi Tembus 3.677 Ton

Kota Bekasi - Antrean Truk sampah menuju TPA Sumur Batu dalam kondisi jalan yang rusak dan penuh air lindi, Selasa (7/10/2025). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Antrean Truk sampah menuju TPA Sumur Batu dalam kondisi jalan yang rusak dan penuh air lindi, Selasa (7/10/2025). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Libur Hari Raya Idulfitri 1447 H menyisakan “oleh-oleh” raksasa bagi Kota Patriot. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat lonjakan volume sampah yang fantastis, mencapai 3.677 ton hanya dalam kurun waktu lima hari (19–23 Maret 2026).

Gundukan sampah rumah tangga dan sisa aktivitas perayaan tersebut kini telah berhasil dievakuasi oleh petugas dari pemukiman warga menuju TPA Sumurbatu, Bantargebang.

Petugas UPTD Kecamatan Kerja Rodi

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengungkapkan bahwa ribuan ton sampah tersebut merupakan akumulasi kerja keras petugas UPTD Kebersihan di seluruh kecamatan se-Kota Bekasi.

“Secara catatan, sampah yang terangkut oleh petugas di tingkat wilayah kecamatan berada di angka 3.677 ton. Saat ini seluruh sampah tersebut sudah siap dilakukan pengolahan di TPA,” ujar Kiswatiningsih, Selasa (24/3/2026).

Tak Sekadar Dibuang, Sampah Dipilah di TPA

Agar TPA Sumurbatu tidak semakin menggunung, DLH menerapkan sistem pemilahan ketat. Petugas di lapangan memisahkan antara sampah yang memiliki nilai daur ulang dengan sampah residu.

“Tentunya turut dipilah oleh petugas kami di TPA agar tidak tertumpuk secara menyeluruh,” jelasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen program Mudik Minim Sampah 2026 yang digalakkan Pemerintah Kota Bekasi.

Titik Vital Jadi Prioritas Utama

Sejak malam takbiran hingga masa arus balik ini, DLH mengerahkan armada tambahan untuk menyisir lokasi-lokasi rawan penumpukan, seperti pusat perbelanjaan & pasar tradisional, kawasan perumahan padat penduduk hingga pusat – pusat titik kota.

Kiswatiningsih menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bersiaga penuh guna memastikan tidak ada sampah yang “tercecer” atau tidak terangkut ke TPA Sumurbatu selama periode krusial ini.

Imbauan untuk Warga Bekasi

Meski petugas kebersihan bekerja ekstra, DLH tetap mengetuk kesadaran masyarakat Bekasi untuk ikut ambil bagian. Warga diminta disiplin membuang sampah sesuai jadwal dan aturan yang berlaku di lingkungan masing-masing.

“Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tutup Kiswatiningsih.

Bagi warga yang melihat adanya penumpukan sampah liar di lingkungannya akibat dampak libur Lebaran, disarankan untuk segera melapor ke UPTD Kebersihan kecamatan setempat agar segera dilakukan pengangkutan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *