Kota Bekasi – Rencana penerapan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari sepekan untuk menekan konsumsi BBM menuai kritik tajam. Dunia industri, khususnya di wilayah manufaktur seperti Bekasi, menilai kebijakan ini berpotensi memukul produktivitas nasional.
Ketua Apindo Kota Bekasi, Farid Elhakamy, menegaskan bahwa aturan WFH tidak relevan bagi dunia usaha yang sudah memiliki perhitungan matang terkait biaya operasional.
“Aturan seperti ini tentunya tidak mengikat pihak swasta. Kita sudah memposisikan biaya transportasi dalam budgeting kita, jadi tidak perlu direspons serius,” ungkap Farid.
Manufaktur Tak Bisa Jarak Jauh
Senada dengan Apindo, Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi, menyebut kebijakan WFH tidak bisa dipukul rata. Menurutnya, sektor manufaktur sangat bergantung pada kehadiran fisik tenaga kerja di lini produksi.
“WFH tidak cocok untuk sektor manufaktur karena proses produksi membutuhkan kehadiran langsung pekerja di lapangan. Jika dipaksakan, kinerja industri secara keseluruhan bisa turun,” jelas Fahmy.
Dalam industri pabrik, setiap tahapan produksi saling berkaitan dan membutuhkan koordinasi langsung yang konsisten, sehingga skema kerja jarak jauh dinilai bakal merusak ritme operasional perusahaan.
Celah “Work From Everywhere”
Fahmy juga meragukan efektivitas kebijakan ini dalam menghemat BBM. Tanpa pengawasan ketat seperti masa pandemi, pekerja justru berpotensi menggunakan waktu WFH untuk bepergian ke tempat lain.
“Barangkali bukan kerja di rumah, tetapi Work From Everywhere di tempat wisata. Jika itu terjadi, konsumsi BBM tidak akan terhemat secara signifikan,” tambahnya.
Dunia industri kini berharap pemerintah melakukan kajian lebih komprehensif. Jangan sampai ambisi efisiensi energi justru mengorbankan sektor industri yang menjadi tulang punggung ekonomi Bekasi dan nasional.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












