Bekasi  

Terancam Defisit Rp227 Miliar di 2027, Pemkot Bekasi Minta OPD Pangkas Anggaran

Bekasi - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Sinyal bahaya kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menyala. Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Tahun Anggaran 2027 diperkirakan mengalami defisit hingga Rp227 miliar.

Jika tak segera dikendalikan, kondisi fiskal ini berpotensi memicu risiko gagal bayar pada akhir tahun, termasuk ancaman keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Merespons potensi defisit tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan efisiensi dan rasionalisasi anggaran.

Setiap OPD diminta memangkas dan menyesuaikan pos belanja daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Segera lakukan penyesuaian anggaran karena proyeksi APBD 2027 masih mengalami defisit. OPD yang mendapat arahan rasionalisasi harus segera memperbaiki anggaran di SIPD,” tegas Tri Adhianto, Selasa (4/8/2026).

Pria yang akrab disapa Mas Tri ini menjelaskan bahwa batas aman penyerapan anggaran berada di angka 86 persen. Jika realisasi belanja melebihi ambang batas tersebut, kas daerah akan semakin tertekan.

Tekanan fiskal ini dipicu oleh dua faktor utama yakni, terjadi pemangkasan anggaran hingga Rp109 miliar pada tahun berjalan dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula ditargetkan 95 persen diproyeksikan turun ke angka 90 persen.

Meski dibayang-bayangi defisit ratusan miliar, Mas Tri menegaskan bahwa kondisi keuangan Kota Bekasi secara umum masih tergolong aman jika dibandingkan dengan daerah lain. Hal ini ditopang oleh kemampuan penghimpunan PAD yang cukup kuat.

Namun, ia mengimbau agar seluruh jajaran OPD tetap disiplin dan bijak dalam mengelola belanja daerah.

Pemkot Bekasi menargetkan proses rasionalisasi anggaran dapat tuntas dalam waktu dekat agar struktur APBD kembali sehat dan hak-hak ASN seperti TPP dapat tersalurkan tepat waktu.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *