Bekasi – Kebakaran melanda sebuah gudang ekspedisi di kawasan Kaliabang Bungur, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026) sore.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama sekitar 12 jam untuk memadamkan kobaran api yang membakar bagian dalam gudang. Api mulai ditangani sekitar pukul 17.00 WIB dan baru dinyatakan padam sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (18/8/2026).
Komandan Kompi C Damkar, Yudhiman, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran material yang terbakar didominasi barang-barang yang mudah terbakar.
“Dari jam 5 sore sampai jam 4 pagi ya. Sekitar 12 jam,” kata Yudhiman, Selasa (18/8/2026).
Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dari dalam gudang.
Menurut Yudhiman, sekitar pukul 04.00 WIB petugas kembali menerima informasi adanya api yang kembali timbul. Sejumlah armada dari beberapa sektor kemudian dikerahkan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
“Kita kirim lagi dari sektor Mustikajaya, dari Rawalumbu, dan dari Bantargebang,” ujarnya.
Pada Selasa pagi, petugas kembali menerjunkan tiga unit armada dari wilayah utara, Mako, dan selatan untuk melakukan pendinginan.
“Kalau titik api sudah aman sepertinya. Pertama kali untuk meyakinkan supaya tidak ada titik api, kita kirim lagi hari ini tiga unit dari utara, dari Mako, dan dari selatan untuk pendinginan,” jelasnya.
Yudhiman menyebut material yang terbakar membuat proses pemadaman tidak mudah. Di dalam gudang terdapat berbagai barang seperti kertas dan plastik yang mudah terbakar.
“Yang terbakar itu sangat sulit dipadamkan ya. Karena materialnya mudah terbakar. Ada kertas, plastik, dan lain-lain,” katanya.
Gudang tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai barang kebutuhan rumah tangga dan alat tulis kantor (ATK) yang berkaitan dengan kebutuhan pengiriman atau e-commerce.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas belum dapat memastikan sumber api maupun penyebab awal kebakaran.
“Untuk penyebabnya sendiri sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Karena belum selesai, jadi belum ada kepastian penyebabnya,” ungkap Yudhiman.
Nilai kerugian akibat kebakaran juga belum dapat dihitung. Petugas masih fokus melakukan pendinginan dan memastikan kondisi bangunan aman.
“Total kerugiannya sampai saat ini belum bisa dihitung karena masih dalam proses pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, korban nihil.
“Untuk api sudah tidak ada. Cuma masih perlu memastikan panasnya karena asapnya masih ada. Jadi kita didinginkan supaya total semuanya padam,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

