Dukung Program 3 Juta Rumah, Meikarta Hadirkan KPR FLPP Cicilan Rp1,7 Jutaan

Bekasi - Kawasan distrik Meikarta. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Kawasan distrik Meikarta. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Guna mendukung program pemerintah dalam mengatasi backlog perumahan serta menyukseskan Program 3 Juta Rumah, Meikarta resmi menghadirkan fasilitas KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program pembiayaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini direalisasikan melalui kerja sama dengan Nobu Bank sebagai bank penyalur resmi.

Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama (pengembang Meikarta), Indra Azwar, menyatakan bahwa penyediaan rumah terjangkau membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen ekosistem properti.

“Pemerintah telah menyediakan instrumen pembiayaan melalui FLPP. Perbankan menyalurkan pembiayaan, sementara pengembang menyediakan hunian yang sesuai dengan ketentuan program. Kami ingin mengambil bagian dalam ekosistem tersebut agar semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” ujar Indra Azwar di Cikarang, Rabu (26/8/2026).

Skema Pembiayaan dan Persyaratan KPR FLPP Meikarta

Skema FLPP yang ditawarkan di Meikarta memberikan berbagai kemudahan pembiayaan jangka panjang yang terukur bagi calon pembeli rumah pertama:

Suku Bunga: 6% fixed (tetap hingga lunas)
Tenor Pembiayaan: Hingga 30 tahun
Uang Muka (DP): Mulai dari 1%
Cicilan Per Bulan: Mulai dari Rp1,7 jutaan (tergantung harga unit, DP, dan persetujuan bank)

Sesuai dengan regulasi batas maksimal penghasilan MBR wilayah Jabodetabek, fasilitas ini ditujukan bagi warga yang belum menikah dengan penghasilan maksimal Rp12 juta per bulan, serta Rp14 juta per bulan bagi yang sudah menikah.

Calon penerima wajib berstatus WNI, belum pernah memiliki rumah, dan belum pernah menerima subsidi pembiayaan perumahan dari pemerintah.

Efisiensi Biaya Hidup di Pusat Industri Cikarang

Selain kepastian cicilan yang terjangkau, ketersediaan hunian FLPP di kawasan Cikarang memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi mobilitas harian.

Berada di koridor industri utama Jawa Barat, lokasi ini memangkas waktu perjalanan dan biaya transportasi harian para pekerja menuju pusat aktivitas ekonomi.

“Bagi pekerja, rumah yang terjangkau bukan hanya soal cicilan. Lokasi juga menentukan berapa banyak waktu dan biaya yang harus dikeluarkan setiap hari untuk bekerja dan menjalani kehidupan bersama keluarga,” tutup Indra.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *