Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam menangani persoalan kebersihan dan tumpukan sampah di perkotaan. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Pemkot Bekasi berencana menambah hampir 50 unit truk pengangkut sampah baru.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa penambahan armada ini merupakan kelanjutan dari program pengadaan yang telah berjalan sebelumnya guna mengoptimalkan layanan kebersihan di seluruh wilayah kota.
“Tahun ini saja kita mau nambah hampir 50 truk, kita mau tambahkan lagi di APBD, yang kemarin juga sudah pengadaan awal,” ujar Tri Adhianto saat dikonfirmasi, Senin (28/09/2026).
Solusi Atasi Volume Sampah Harian yang Tembus 1.300 Ton
Langkah penambahan armada ini dinilai sangat mendesak mengingat volume sampah harian di Kota Bekasi terus menunjukkan peningkatan signifikan, mencapai lebih dari 1.300 ton per hari.
Sementara itu, cakupan pelayanan pengangkutan di beberapa titik masih memerlukan pemerataan.
Dengan tambahan hampir 50 armada baru ini, Pemkot Bekasi menargetkan beberapa perbaikan krusial:
Peningkatan Frekuensi Pengangkutan: Sampah dapat diangkut lebih cepat dan rutin sehingga tidak menumpuk terlalu lama di jalanan atau permukiman warga.
Perluasan Cakupan Wilayah: Menjangkau kelurahan-kelurahan yang selama ini layanan pengangkutannya masih tertinggal.
Optimalisasi Rute ke TPA: Mempercepat mobilitas pengangkutan dari titik-titik penumpukan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.
Langkah strategis ini juga berjalan beriringan dengan program pengurangan sampah dari sumbernya serta penataan operasional TPA agar tetap berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.













