Bekasi  

Polisi Amankan 10 Pelajar yang Serang Pelajar di Bekasi Selatan

Bekasi - Rekaman CCTV dimana sekelompok pelajar coba menganiaya pelajar lain dengan Celurit kawasan Gang Asmawi, RT 03/RW 01, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (2/10/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Jajaran Kepolisian Resor Metropolitan (Polres) Metro Bekasi Kota bergerak cepat merespons aksi kekerasan jalanan yang meresahkan warga.

Sebanyak 10 orang pelajar berhasil diamankan dan kini berhadapan dengan hukum setelah diduga terlibat dalam aksi penyerangan menggunakan senjata tajam di wilayah Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, mengungkapkan bahwa insiden tersebut pecah pada Jumat, 2 Oktober 2026 lalu, sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa bermula ketika korban bersama rekan-rekannya tengah dalam perjalanan pulang sekolah.

“Peristiwa bermula saat korban bersama rekannya pulang sekolah. Tiba-tiba mereka diserang oleh sekelompok anak menggunakan senjata tajam,” ujar Kompol Verdika Bagus Prasetya, Selasa (6/10/2026).

Picu Aksi Balas Dendam Berujung Senjata Tajam

Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam yang dilakukan aparat kepolisian, aksi penyerangan brutal ini dipicu oleh motif sepele yang berujung emosi sesaat. Sekelompok pelajar tersebut tidak terima setelah topi milik mereka diambil oleh pihak lain saat melintas di kawasan Bekasi Selatan.

Berdasarkan keterangan sementara, insiden pengambilan topi tersebut awalnya hanya dilandasi keisengan belaka. Kendati demikian, kelompok pelajar tersebut merasa direndahkan, sehingga mereka nekat mengumpulkan rekan-rekannya untuk melakukan serangan balasan dengan membekali diri senjata tajam.

Akibat penyerangan tersebut, seorang korban mengalami luka-luka sabetan pada bagian lengan dan sempat harus menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.

Amankan Barang Bukti Celurit dan Samurai

Video aksi penyerangan yang sempat viral di berbagai platform media sosial langsung ditindaklanjuti oleh tim Satreskrim bersama Polsek Bekasi Selatan. Hasilnya, kesepuluh pelaku yang seluruhnya berstatus sebagai pelajar tingkat sekolah menengah dan berasal dari dua sekolah berbeda di wilayah Jakarta Timur berhasil diringkus.

“Status mereka seluruhnya merupakan pelajar dan berasal dari dua sekolah di wilayah Jakarta Timur. Saat ini, mereka masih dilakukan pemeriksaan di Polsek Bekasi Selatan. Penyidik akan mendalami peran masing-masing anak,” tegas Verdika.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berbahaya yang digunakan saat melancarkan aksi penyerangan, di antaranya 1 bilah celurit, 1 bilah samurai.

Kemudian pakaian yang dikenakan para pelaku saat kejadian serta unit telepon genggam (handphone) yang digunakan untuk koordinasi kelompok.

Saat ini, para pelaku anak yang berhadapan dengan hukum masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Bekasi Selatan guna mendalami peran spesifik dari masing-masing individu dalam insiden kekerasan bersenjata tersebut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version