Bekasi  

Dua Hari Berturut-turut Dibobol Maling, Pemilik Toko di Pasar Babelan Rugi Rp15 Juta

Bekasi - Toko milik Devano di Jalan Raya Pasar Babelan dibobol maling dua hari berturut-turut (14-15/10/2026) dengan modus jebol tembok. Korban rugi Rp15 juta dan minta polisi usut CCTV. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Toko milik Devano di Jalan Raya Pasar Babelan dibobol maling dua hari berturut-turut (14-15/10/2026) dengan modus jebol tembok. Korban rugi Rp15 juta dan minta polisi usut CCTV. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Aksi pembobolan toko menyasar kawasan niaga di Jalan Raya Pasar Babelan, RT 024/RW 003, Kelurahan Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Toko milik Devano yang berlokasi tepat di samping Pasar Sayur Babelan disandroni kawanan pencuri dua hari berturut-turut dengan modus membobol tembok bangunan.

Aksi pembobolan pertama terjadi pada Rabu (14/10/2026). Pelaku melancarkan aksinya dengan melubangi tembok bangunan bagian samping toko dan menggasak barang dagangan serta aset berharga hingga korban mengalami kerugian materiel ditaksir mencapai Rp15 juta.

Tak berhenti di situ, hanya berselang sehari setelah insiden pertama, kawanan pencuri kembali menyambangi lokasi yang sama pada Kamis (15/10/2026).

Kali ini, pelaku mencoba masuk dengan membobol tembok bagian belakang toko. Namun, aksi kedua tersebut berhasil digagalkan karena terdapat penjaga yang bersiaga dan tidur di dalam toko.

Berita Bekasi Lainnya  Menaker Minta Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio, Bukan Sekadar Sertifikat

“Hari pertama dibobol lewat tembok samping, kerugian mencapai Rp15 juta. Selang sehari setelah kejadian pertama, toko kembali dibobol lewat tembok belakang, tetapi pelaku gagal karena sudah ada orang yang menjaga toko,” tutur Devano, Senin (19/10/2026).

Usai peristiwa pembobolan tersebut, korban langsung melaporkan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) ini ke Polsek Babelan. Kendati demikian, pemilik toko menyayangkan penanganan dari aparat kepolisian yang dinilai kurang maksimal di lapangan.

Menurut keterangan korban, petugas Polsek Babelan hanya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara singkat tanpa melacak atau mengumpulkan bukti pendukung lain seperti rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang gang dan jalan utama sekitar Pasar Babelan.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke polisi, tetapi petugas Polsek Babelan hanya mengecek TKP sebentar lalu pulang. Saya menyayangkan belum adanya upaya pengecekan CCTV di gang-gang atau jalan sekitar lokasi kejadian,” keluh Devano.

Berita Bekasi Lainnya  Polres Metro Bekasi Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Lansia dan Anak Penderita Celebral Palsy

Marak Kasus Pembobolan Toko di Area Pasar Babelan

Pasca-kejadian yang menimpa tokonya, Devano mengungkapkan banyak warga dan pemilik usaha sekitar yang datang melapor bahwa tempat usaha mereka juga pernah menjadi korban pembobolan modal serupa.

Beberapa tempat usaha di sekitar lokasi yang tercatat pernah dibobol antara lain konter ponsel, warung makan (warteg), hingga klinik tempat terapi.

Para pemilik usaha mengaku telah melaporkan kasus masing-masing ke pihak berwajib, namun hingga kini para pelaku belum juga teridentifikasi maupun ditangkap.

Masyarakat dan para pedagang di kawasan Jalan Raya Pasar Babelan berharap jajaran Polres Metro Bekasi dan Polsek Babelan dapat meningkatkan keseriusan penanganan perkara, mengoptimalkan patroli kewilayahan, serta segera membekuk kawanan pelaku demi menjamin rasa aman dan kepastian hukum bagi warga setempat.

Berita Bekasi Lainnya  Polres Metro Bekasi Selidiki TPS Ilegal di Desa Cibatu

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *