Bekasi  

Influencer Bekasi Pandu Bone Diduga Tipu UMKM Viral, Modusnya Endorse?

Kota Bekasi - Influencer Bekasi Pandu Bone. Dok. Instagram
Influencer Bekasi Pandu Bone. Dok. Instagram

Kota Bekasi – Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan penahanan dana endorse oleh seorang influencer TikTok asal Bekasi berinisial PB alias Pandu Bone. Nama yang dikenal memiliki ratusan ribu pengikut itu mendadak menjadi sorotan setelah sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengaku dirugikan secara finansial.

Kasus ini mencuat ke publik setelah para pelaku UMKM membagikan tangkapan layar percakapan serta bukti transfer pembayaran jasa promosi. Mereka mengklaim telah mengirim dana jutaan rupiah untuk kebutuhan konten promosi, namun konten yang dijanjikan tak kunjung tayang.

Salah satu korban mengaku telah mentransfer uang sebesar Rp2 juta pada Desember 2025. Dana tersebut disebut sebagai pembayaran penuh untuk paket promosi, termasuk kunjungan ke lokasi usaha dan pembuatan video konten.

“Kita sudah payment sebesar Rp2 juta, tapi dia nggak datang sama sekali ke warung kita. Minta pengembalian dana juga nggak digubris. Hati-hati ya kalau mau endorse,” ujar salah satu pelaku UMKM dalam unggahan yang beredar.

Janji Visit dan Alasan Sakit

Berdasarkan percakapan yang beredar, awalnya influencer tersebut menjanjikan kunjungan untuk pembuatan konten. Namun menjelang waktu pelaksanaan, ia disebut mengulur waktu dengan alasan sedang mengurus persoalan pribadi, termasuk perceraian.

Memasuki akhir Desember 2025, korban mulai mendesak pengembalian dana. Dalam salah satu percakapan, sang influencer disebut sempat menyatakan akan mengembalikan uang pada hari Senin. Namun hingga berhari-hari kemudian, tidak ada realisasi transfer dana.

Kekecewaan korban semakin memuncak setelah muncul unggahan Instagram Story dari akun @pandu.bone yang menyebut, “Ga gw balikin duitnya. Itung-itung visit.” dikutip gobekasi, Rabu (25/2/2026).

Unggahan tersebut kemudian kembali dibagikan oleh kreator konten lain, sehingga memperluas sorotan publik terhadap kasus ini.

Korban Bertambah

Tak hanya satu, beberapa pelaku UMKM lain ikut bersuara. Salah satunya pemilik usaha mie ayam bakso yang mengaku telah melakukan pembayaran penuh saat grand opening usahanya.

Mereka menyebut sang influencer telah datang dan makan di tempat usaha, namun konten promosi tak pernah tayang hingga masa promosi habis.

Di sisi lain, influencer tersebut melalui sejumlah unggahan Instagram Story menampilkan kondisi dirinya sedang dirawat di rumah sakit. Ia mengaku sakit dan merasa didesak tanpa empati.

Ia juga menyebut harga endorse normal yang dipatoknya mencapai Rp15 juta, namun untuk UMKM baru ia memberikan potongan harga hingga sekitar Rp1 juta sebagai bentuk bantuan.

“Visit gua aja Rp3 juta. Gua niat bantu dia sampai nego-nego,” tulisnya dalam percakapan yang tersebar.

Namun klaim tersebut dibantah oleh pihak UMKM. Salah satu suami korban menyebut justru pihak mereka yang didesak untuk segera mentransfer pembayaran demi mengamankan jadwal promosi.

Akun Hilang, Netizen Bereaksi

Kasus ini memantik reaksi luas warganet. Kolom komentar media sosial dipenuhi kecaman terhadap dugaan praktik yang dinilai merugikan pelaku usaha kecil.

Tak lama setelah kontroversi membesar, sejumlah akun media sosial milik yang bersangkutan dilaporkan tidak lagi dapat diakses. Belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak yang bersangkutan terkait tudingan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah para korban telah melaporkan kasus tersebut secara resmi ke aparat penegak hukum. Namun para pelaku UMKM berharap ada penyelesaian yang adil, agar kejadian serupa tidak kembali menimpa pelaku usaha kecil yang tengah berjuang membangun usahanya di tengah persaingan ketat ekonomi digital.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kerja sama promosi di era media sosial tetap harus dilandasi perjanjian yang jelas, tertulis, serta dilengkapi mekanisme perlindungan hukum agar tidak merugikan salah satu pihak.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *