Kota Bekasi — Penanganan kasus perampokan maut di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, kini diambil alih tim gabungan. Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun langsung membantu penyelidikan bersama Polres Metro Bekasi Kota.
Peristiwa yang terjadi pada Senin dini hari (2/3/2026) itu mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan keterlibatan tim dari Polda dalam pengusutan kasus tersebut.
“Benar, saat ini Polres Metro Bekasi Kota bersama Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya tengah melaksanakan penyelidikan terkait kasus tersebut,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).
Fokus Kejar Pelaku dan Ungkap Motif
Menurut Budi, kepolisian masih mendalami motif di balik peristiwa berdarah tersebut. Tim gabungan saat ini bergerak mengumpulkan fakta lapangan dan memburu pelaku yang diduga menyatroni rumah korban menjelang waktu sahur.
“Fokus utama tim saat ini adalah mengumpulkan fakta, mengungkap pelaku, dan melakukan penangkapan,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti forensik, serta menelusuri kemungkinan jejak pelaku melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Andi Muhammad Iqbal, menyebut identitas maupun jumlah pelaku masih dalam proses penyelidikan intensif.
“Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan, termasuk jumlah (pelaku),” kata Andi.
Terungkap Saat Anak Curiga Tak Dibangunkan Sahur
Kronologi awal terungkap dari kecurigaan anak perempuan korban yang tinggal serumah bersama kedua orang tuanya.
Biasanya, sang ibu membangunkannya untuk sahur. Namun pada Senin dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, rumah masih dalam kondisi gelap gulita dan tak ada respons saat ia memanggil kedua orang tuanya.
“Jadi yang temukan terlebih dahulu itu adalah anak perempuannya yang tinggal di situ. Jadi, bertiga mereka tinggal,” jelas Andi.
Merasa ada yang tidak beres, saksi mencoba membuka pintu kamar orang tuanya. Namun pintu diduga sudah dalam kondisi rusak dan terkunci dari dalam.
Setelah memanggil kerabat, mereka membuka paksa jendela kamar untuk memastikan kondisi di dalam.
“Saat itulah kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak, ayahnya berinisial EU (65) ditemukan tewas dan istrinya P (60) kondisinya kritis,” ujar Andi.
Penyelidikan Intensif
Keterlibatan Subdit Jatanras dan Resmob menunjukkan kasus ini menjadi perhatian serius Polda Metro Jaya. Biasanya, kedua unit tersebut diterjunkan dalam kasus kejahatan dengan tingkat kekerasan tinggi dan membutuhkan pengungkapan cepat.
Polisi belum menyampaikan secara detail dugaan motif, apakah murni perampokan atau ada kemungkinan lain yang masih didalami.
Saat ini, aparat masih memetakan jejak pelaku dan mengumpulkan alat bukti tambahan guna mempercepat proses pengungkapan.
Publik kini menunggu hasil kerja tim gabungan dalam mengungkap pelaku peristiwa yang mengguncang warga Jatibening tersebut.
Ermanto diketahui merupakan pensiunan JICT yang semasa aktifnya dikenal sebagai figur vokal dalam aktivitas serikat pekerja dan serikat pensiunan.
Kepergiannya yang tragis mengejutkan warga sekitar, terlebih lokasi perumahan tergolong kawasan yang relatif tenang.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













