Bekasi  

Sidak Rest Area KM 57, Menteri LH Tekankan Mudik Minim Sampah: JTT Siapkan Fasilitas Pemilah di Jalur Japek

Bekasi - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Hanif Faisol Nurofiq, turun langsung meninjau kesiapan Rest Area KM 57A Ruas Tol Jakarta–Cikampek. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Hanif Faisol Nurofiq, turun langsung meninjau kesiapan Rest Area KM 57A Ruas Tol Jakarta–Cikampek. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada gunungan sampah yang kerap menghantui fasilitas publik. Sabtu (14/3/2026), Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Hanif Faisol Nurofiq, turun langsung meninjau kesiapan Rest Area KM 57A Ruas Tol Jakarta–Cikampek.

Kunjungan ini menjadi penanda dimulainya gerakan “Mudik Minim Sampah 2026”, sebuah upaya ambisius untuk menjaga jalur mudik tetap asri meski diserbu jutaan pemudik.

KM 57: Titik Lelah yang Rawan Sampah

Rest Area KM 57A bukan sekadar tempat melepas lelah bagi warga Bekasi yang hendak menuju arah Timur. Titik ini merupakan salah satu rest area paling strategis sekaligus paling padat di Indonesia. Dengan tingginya mobilitas, potensi penumpukan sampah kemasan makanan dan minuman menjadi tantangan besar setiap tahunnya.

Direktur Operasional PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Pratomo Bimawan Putra, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan infrastruktur khusus untuk mendukung program kementerian tersebut.

“Rest area harus dikelola secara bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kami menyediakan fasilitas pemilahan sampah, penguatan pengelolaan kebersihan, serta edukasi kepada pengguna jalan dan para tenant,” ujar Bima saat mendampingi kunjungan Menteri LH.

Budaya Baru di Jalur Mudik

Program Mudik Minim Sampah tahun ini mendorong kolaborasi tiga arah antara pemerintah, pengelola jalan tol, dan masyarakat. JTT berharap para pemudik tidak lagi asal buang sampah di area parkir, melainkan mulai memilah sampah organik dan anorganik pada tempat yang telah disediakan.

Bagi JTT, keberlanjutan lingkungan kini menjadi paket lengkap dalam layanan jalan tol yang andal dan nyaman. Edukasi kepada para pedagang (tenant) di dalam rest area juga diperketat agar meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai yang sulit terurai.

Pesan untuk Pemudik: Cek BBM, Saldo, dan Kebersihan

Selain urusan sampah, JTT tetap memberikan imbauan rutin bagi para pengguna jalan Tol Trans Jawa. Mengingat volume kendaraan yang mulai meningkat di ruas Japek, pemudik diminta untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik (e-toll) dan merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak menumpuk di satu titik istirahat.

Melalui komitmen ini, diharapkan perjalanan mudik warga Bekasi dan sekitarnya tahun ini tidak hanya meninggalkan kenangan indah di kampung halaman, tetapi juga tidak meninggalkan jejak sampah di sepanjang jalur perjalanan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *