Bekasi  

Viral Banget! Kades Live TikTok Adegan Tak Senonoh Saat Ramadan

Bekasi - Tangkapan layar video seorang oknum kepala desa (Kades) di Kalimantan Selatan membuat heboh se-Indonesia lantaran berbuat tak senonoh saat live TikTok.
Tangkapan layar video seorang oknum kepala desa (Kades) di Kalimantan Selatan membuat heboh se-Indonesia lantaran berbuat tak senonoh saat live TikTok.

Jagat media sosial tanah air kembali digemparkan oleh perilaku tidak terpuji yang diduga dilakukan oleh seorang figur publik desa. Seorang oknum Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menjadi sorotan tajam setelah potongan video siaran langsungnya di TikTok yang berisi adegan asusila viral di berbagai platform.

Aksi yang dianggap mencoreng marwah kepemimpinan desa tersebut menuai kecaman luas, terlebih dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh ratusan pasang mata secara real-time.

Bercumbu di Depan Kamera: 200 Penonton Jadi Saksi

Kejadian memalukan ini bermula saat seorang wanita melakukan live streaming melalui akun TikTok pribadinya pada Jumat (13/3/2026). Dalam rekaman yang beredar, tampak wanita tersebut sedang merebahkan diri sebelum akhirnya dihampiri oleh pria yang diduga kuat merupakan oknum Kades setempat.

Berita Bekasi Lainnya  DPRD Bekasi Pertanyakan Mutasi Massal 250 Pejabat Pemkot

Bukannya menjaga privasi, keduanya justru memamerkan adegan tak senonoh sembari bercakap-cakap di depan kamera. Ironisnya, angka penonton saat itu menyentuh lebih dari 200 orang. Keduanya tampak sadar kamera, namun tetap melanjutkan aksi asusila tersebut hingga potongan videonya tersebar luas di akun-akun informasi publik seperti @takedo.wn.

Kekecewaan Publik di Tengah Bulan Ramadan

Selain karena status terduga pelaku sebagai pemimpin desa, masyarakat semakin geram karena aksi ini dilakukan di tengah kekhusyukan umat Muslim menjalani ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.

Seorang pemimpin desa yang seharusnya menjadi teladan moral bagi warganya, justru menunjukkan perilaku yang dinilai meresahkan dan melanggar norma kesopanan. Unggahan viral tersebut pun memberikan peringatan keras mengenai bahaya jejak digital yang tidak bisa dihapus.

“Ini menjadi pengingat keras bagi kita semua tentang pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Kesalahan kecil dalam mengelola aplikasi bisa berakibat fatal,” tulis keterangan dalam unggahan yang viral tersebut.

Berita Bekasi Lainnya  Tri Adhianto: Tidak Ada Jarak Antara Pemerintah dan Masyarakat

Warga Desak Tindakan Tegas

Hingga saat ini, gelombang protes dan desakan agar pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini terus mengalir. Warga mendesak agar ada sanksi tegas, baik secara administratif maupun hukum, terhadap oknum kades tersebut jika terbukti melakukan pelanggaran asusila dan ITE.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di Kabupaten Balangan masih dalam upaya verifikasi identitas pelaku. Sementara itu, pihak kepolisian setempat diharapkan segera turun tangan untuk meredam keresahan masyarakat dan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Kasus ini menjadi noda hitam dalam etika penggunaan media sosial oleh pejabat publik, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja bahwa ruang digital adalah ruang publik yang memiliki konsekuensi nyata.

Berita Bekasi Lainnya  Lolos Dari Maut, Pria Bekasi Ini Nyaris Dipatok Ular Cobra

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *