Kota Bekasi – Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ledakan di SPBE Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi.
Seluruh korban yang terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
“Alhamdulillah semua dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa,” ujar Maka saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Hingga kini jumlah korban tercatat sebanyak 17 orang yang terdiri dari warga dan petugas keamanan. Sementara itu, jumlah rumah yang terdampak akibat ledakan diperkirakan mencapai sekitar 14 unit, meski pendataan masih terus dilakukan.
Para korban saat ini tersebar di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi. Nachrowi menyebut pihaknya telah berkeliling untuk memastikan kondisi korban secara langsung.
“Ada yang di RS Permata dua orang, satu di ICU dan satu di UGD. Di Unimedika Setu ada satu korban dengan luka bakar hingga 92 persen. Di Kartika Husada ada dua korban dengan kondisi luka 90 persen dan 40 persen. Kemudian ada juga di RSUD,” paparnya.
Baca Juga: Tim Labfor Polri Olah TKP Ledakan SPBE Cimuning, Polisi Fokus Periksa Saksi dan Evakuasi Korban
Meski seluruh korban selamat, sebagian di antaranya mengalami luka bakar serius dan membutuhkan penanganan intensif.
Selain penanganan medis, pemerintah kecamatan juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu kebutuhan darurat di lokasi kejadian.
Sejak malam kejadian, bantuan logistik seperti makanan telah disalurkan melalui kerja sama dengan Baznas dan instansi terkait.
“Semalam Baznas sudah membantu penyediaan makanan untuk petugas dan warga terdampak. Dari kepolisian juga sudah membantu, sehingga kebutuhan dasar bisa tercover,” katanya.
Pihak kecamatan juga telah mendirikan posko pengaduan untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan bantuan. Namun, sebagian besar warga terdampak memilih mengungsi ke rumah kerabat.
“Kami siapkan posko, tapi rata-rata warga mengungsi ke rumah saudara mereka,” ungkapnya.
Maka menambahkan, pemerintah daerah memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung.
“Berdasarkan keterangan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, seluruh biaya pengobatan korban dijamin oleh pemerintah,” tegasnya.
Hingga kini, pendataan korban dan kerusakan masih terus dilakukan, sementara proses penanganan dan pemulihan pascakejadian menjadi fokus utama pemerintah daerah.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya












