Bekasi  

10 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Kota Bekasi, Satu Pasien Kritis di ICU

Pihak rumah sakit juga membuka kemungkinan sejumlah pasien diperbolehkan pulang dalam waktu dekat, tergantung hasil pemeriksaan lanjutan dari dokter penanggung jawab pasien (DPJP).

Bekasi - Korban yang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi dari insiden kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek masih mengalami trauma, Selsa (28/4/2026). Foto: Gobekasi.id.
Korban yang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi dari insiden kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek masih mengalami trauma, Selsa (28/4/2026). Foto: Gobekasi.id.

Bekasi — Pasca kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) pekan lalu, kondisi para korban yang masih dirawat di RSUD Kota Bekasi berangsur membaik. Meski demikian, satu pasien masih dalam kondisi serius dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Wakil Direktur Utama Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi, Sudirman, mengungkapkan hingga saat ini terdapat 10 pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Saat ini yang masih dirawat 10 orang,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Dari jumlah tersebut, satu pasien berjenis kelamin perempuan masih dalam kondisi cukup berat dan dirawat di ruang ICU. Pasien tersebut diketahui telah menjalani operasi akibat patah tulang iga.

Berita Bekasi Lainnya  75 Petugas KPPS Kota Bekasi Dilaporkan Kelelahan, Tiga Diantaranya Dirawat

“Kondisinya satu orang masih agak berat posisinya sekarang di ICU post operasi patah tulang iga, jenis kelaminnya perempuan,” jelasnya.

Sementara itu, sembilan pasien lainnya dirawat di ruang perawatan biasa dengan kondisi yang relatif stabil dan mulai menunjukkan perbaikan.

“9 pasien di ruang perawatan biasa kondisinya cukup stabil,” katanya.

Pihak rumah sakit juga membuka kemungkinan sejumlah pasien diperbolehkan pulang dalam waktu dekat, tergantung hasil pemeriksaan lanjutan dari dokter penanggung jawab pasien (DPJP).

“Mungkin ada yang bisa hari ini, menunggu visit dokter yang merawat DPJP,” tambah Sudirman.

Ia menjelaskan, keputusan pasien boleh pulang atau tidak akan ditentukan setelah kunjungan dokter yang biasanya dilakukan pada pagi hingga siang hari.

Berita Bekasi Lainnya  Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Sejak Januari 2021

“Visit dokter antara jam 9–12,” ungkapnya.

Sudirman menambahkan, kondisi para pasien yang masih dirawat saat ini sebelumnya tergolong sedang hingga berat. Beberapa di antaranya telah menjalani operasi, sementara lainnya masih dalam tahap observasi akibat trauma kepala maupun patah tulang.

“Ya sedang berat artinya ada beberapa yang post operasi, ada yang masih observasi seperti yang trauma kepala, yang patah-patah tulang yang post operasi masih kita rawat karena bertahap mobilisasi dan lain-lain,” paparnya.

Adapun pasien yang saat ini berada di ICU diketahui telah menjalani tindakan operasi pada Sabtu lalu dan masih dalam pemantauan intensif oleh tim medis.

Pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien terus mendapatkan penanganan maksimal hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

Berita Bekasi Lainnya  Pemotor Tewas Terlindas Usai Gagal Menyalip di Cikarang Selatan

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *