Bekasi — Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Indah 01 Bojongmangu sangat mengkhawatirkan.
Para murid terpaksa mengikuti kegiatan belajar di ruang kelas yang tidak layak.
Proses belajar mengajar berlangsung di bawah rasa waswas para siswa.
Dua ruang kelas mengalami kerusakan berat pada bagian dinding dan lantai.
Pergeseran Fondasi Akibat Tanah Labil
Sementara itu, kondisi tanah kering dan labil memperparah struktur bangunan sekolah.
Salah seorang guru, Tirta Atmaja, menuturkan kekhawatiran para pengajar saat musim hujan tiba.
Selanjutnya, fondasi bangunan mulai bergeser sehingga berpotensi membahayakan keselamatan seluruh murid.
Bahkan, atap kelas rawan bocor dan tiang penyangga terancam ambles jika hujan deras turun.
“Kami takut tiangnya ambles pas musim hujan, mudah-mudahan sekolah secepatnya dapat bantuan,” ujar Tirta Atmaja, Rabu (19/8/2026).
Krisis Tenaga Pengajar dan Tugas Rangkap Guru
Di samping itu, sekolah yang menampung 91 murid ini menghadapi masalah krisis guru.
SDN Karang Indah 01 tidak memiliki guru mata pelajaran PAI, PJOK, dan Bahasa Inggris.
Oleh sebab itu, para wali kelas mengajar ketiga pelajaran tersebut dengan materi seadanya.
Hasilnya, enam orang guru terpaksa merangkap tugas administratif tata usaha (TU).
Tanggapan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, merespons masalah kekurangan tenaga kependidikan.
Imam mengatur pembagian tugas antar-sekolah berdekatan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Dinas Cipta Karya untuk memperbaiki seluruh fasilitas kelas yang rusak.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













