Bekasi  

Becak Listrik Diklaim Aman Terobos Banjir

Bekasi - Becak Listrik yang di distribusikan pemerintah kepada warga lansia dan masyarakat rentan oleh pemerintah. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Becak Listrik yang di distribusikan pemerintah kepada warga lansia dan masyarakat rentan oleh pemerintah. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Isu kerawanan komponen kelistrikan pada kendaraan ramah lingkungan saat musim hujan kerap menjadi perhatian publik.

Menanggapi hal tersebut, PT Pindad memberikan penjelasan terkait ketahanan operasional produk becak listrik yang kini mulai diperkenalkan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Marketing Leader Pindad wilayah Kabupaten Bekasi, Tedi Handayana, memastikan bahwa armada becak listrik buatan pabrikan pertahanan nasional tersebut telah melalui serangkaian uji coba ketat terhadap paparan air.

Kendaraan roda tiga berbasis elektrik ini diklaim tetap handal digunakan dalam kondisi cuaca hujan maupun saat harus melintasi genangan air di jalanan.

“Kalau becak listrik ini sudah diuji di sana. Dia melewati genangan ataupun kena air ataupun hujan ataupun terendam air juga tidak jadi masalah,” ujar Tedi belum lama ini.

Perhatikan Posisi Controller, Batas Aman Setinggi Ukuran Ban

Kendati dirancang tahan terhadap cipratan air dan hujan deras, Tedi mengingatkan para pengemudi maupun pemilik becak listrik agar tetap waspada terhadap batas maksimal ketinggian genangan air yang dilewati.

Ia membeberkan bahwa komponen paling vital dalam sistem kelistrikan kendaraan—yakni controller yang berfungsi sebagai pusat kendali (otak) sistem penggerak—terletak di bagian bawah jok penumpang.

“Controller-nya ada di bawah jok. Itu otaknya ada di sana,” jelasnya.

Oleh karena itu, pengguna diminta untuk memperhitungkan ketinggian air agar tidak merendam area di bawah jok tersebut. Secara teknis, Tedi menyebutkan bahwa genangan air dengan ketinggian sekitar satu ukuran ban masih berada dalam batas aman untuk dilalui, mengingat posisi controller berada di atas level ban.

Kendati demikian, para pengendara tetap diimbau untuk menghindari genangan ekstrem yang berpotensi merendam keseluruhan sistem kelistrikan bawah.

“Controller-nya tidak boleh terendam,” tegas Tedi mengingatkan batas toleransi operasional kendaraan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *