Bekasi — Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial SR yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian laptop milik penumpang Kereta Rel Listrik (KRL).
Pelaku diringkus tanpa perlawanan berkat koordinasi cepat antara Tim Opsnal Jatanras dan petugas pengamanan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (7/10/2026) di Stasiun Manggarai, tidak lama setelah korban melaporkan insiden pencurian yang dialaminya.
“Berdasarkan keterangan saksi, laptop diduga diambil dari rak bagasi atas salah satu gerbong saat kereta berada di Stasiun Bekasi Kota.
Informasi itu langsung kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan petugas pengamanan KAI hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku,” ujar Verdika, Jumat (9/10/2026).
Modus Operandi Sasar Bagasi Atas KRL
Kasus ini bermula ketika seorang penumpang perempuan melakukan perjalanan menggunakan KRL rute Stasiun Sudirman menuju Stasiun Kranji.
Di tengah perjalanan, laptop merek Dell Latitude 7420 milik korban yang diletakkan di rak bagasi atas gerbong raib digondol pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiel sekitar Rp5 juta.
Menyadari barang berharganya hilang, korban langsung melapor kepada petugas pengamanan stasiun yang kemudian diteruskan ke Polres Metro Bekasi Kota. Berbekal laporan dan petunjuk di lapangan, polisi memburu terduga pelaku hingga berhasil dicegat di Stasiun Manggarai pada hari yang sama.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya dua unit telepon genggam serta uang tunai sebesar Rp900 ribu yang diduga kuat merupakan hasil dari penggadaian laptop curian milik korban.
Polisi Buru Penadah dan Imbau Warga Waspada
Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota masih terus mendalami keterangan dari pelaku SR guna mengembangkan kasus, termasuk melacak keberadaan unit laptop korban yang telah digadaikan kepada pihak lain.
“Kami masih menelusuri keberadaan laptop korban, termasuk pihak yang menerima barang hasil penggadaian. Pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan para saksi terus dilakukan untuk memperjelas rangkaian kejadian serta melengkapi alat bukti,” tegas Verdika.
Mengantisipasi terulangnya kejahatan serupa, Kompol Verdika turut mengimbau masyarakat dan para pengguna transportasi publik agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan masing-masing, terutama saat situasi kereta padat atau menjelang stasiun tujuan.
“Pastikan barang berharga selalu dalam pengawasan, terutama ketika hendak turun dari kereta. Apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












