Kota Bekasi – SMA Korpri Kota Bekasi kembali menggelar Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) MIPA XXIII tingkat SMP/sederajat se-Jabodetabek pada Sabtu (7/2/2026).
Pelaksana ini akan berlangsung hingga 12 Februari 2026. Sebanyak 1.334 siswa dari 81 SMP ambil bagian dalam ajang yang memperebutkan Piala bergilir Wali Kota Bekasi dan Piala tetap KONI Kota Bekasi tersebut.
Terdapat 13 cabang lomba yang dipertandingkan, meliputi bidang olahraga, seni, hingga keagamaan.
Namun, bagi penyelenggara, kegiatan ini bukan semata kompetisi tahunan. Porseni menjadi ruang pertemuan pelajar lintas wilayah sekaligus sarana pembentukan karakter.
Kepala SMA Korpri Bekasi, Hery Sujiyanto, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mempersatukan pelajar tingkat SMP di kawasan Jabodetabek melalui kompetisi yang sehat.
Ia berharap ajang ini dapat terus berlanjut sebagai program tahunan yang konsisten.
“Porseni ini bukan hanya soal menang atau kalah. Kami ingin generasi muda bisa bersatu, berkreasi, dan berprestasi bersama,” kata Hery kepada Gobekasi.id.
Di balik pelaksanaan acara, terdapat proses panjang yang melibatkan siswa SMA Korpri sebagai panitia.
Mereka dilatih mengelola organisasi, menyusun administrasi, berkoordinasi dengan sekolah peserta, hingga menjalin komunikasi dengan sponsor dan pihak eksternal.
Menurut Hery, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan non-akademik. Siswa tidak hanya belajar teori kepemimpinan di kelas, tetapi mempraktikkannya secara langsung di lapangan.

“Anak-anak belajar mengoordinasikan kegiatan, mengatur administrasi, berkomunikasi dengan pihak luar, sampai mencari dukungan sponsor. Itu proses pembelajaran yang nyata,” ujarnya.
Ajang ini juga berfungsi sebagai sarana penjaringan prestasi. Sekolah dapat memetakan potensi siswa di bidang akademik maupun non-akademik yang kelak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, baik di SMA Korpri maupun sekolah negeri lainnya.
Di tengah kompetisi pendidikan yang semakin ketat, kegiatan semacam ini menjadi ruang alternatif untuk mengukur kemampuan siswa secara lebih komprehensif—tidak terbatas pada nilai rapor, tetapi juga bakat, disiplin, dan kerja sama tim.
Dengan partisipasi lebih dari seribu pelajar, Porseni dan MIPA XXIII menunjukkan besarnya antusiasme sekolah menengah pertama terhadap kegiatan berbasis kompetisi terpadu.
Ke depan, penyelenggara membuka kemungkinan memperluas cakupan peserta jika aspek waktu dan tata kelola memungkinkan.
Bagi SMA Korpri, Porseni bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi medium pembinaan generasi—baik bagi peserta yang berkompetisi maupun bagi siswa yang belajar menjadi penyelenggara. Sebuah panggung kecil yang merekam dinamika pendidikan di wilayah penyangga ibu kota.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Shyna)













