Bekasi  

Nekat Nyebur ke Sawah, Dua Remaja di Sukatani Selamat dari Kejaran Komplotan Begal

Bekasi - Dua remaja selamat dari kejaran begal usai nekat melompat ke sawah. Insiden menegangkan ini terjadi di ruas Jalan Buni Ayu Raya, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu dini hari, 20 Juni 2026, sekitar pukul 00.30 WIB. Foto: Ist
Dua remaja selamat dari kejaran begal usai nekat melompat ke sawah. Insiden menegangkan ini terjadi di ruas Jalan Buni Ayu Raya, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu dini hari, 20 Juni 2026, sekitar pukul 00.30 WIB. Foto: Ist

Bekasi – Aksi kepanikan luar biasa ditunjukkan oleh dua orang remaja di Kabupaten Bekasi. Demi mempertahankan sepeda motor miliknya dari incaran komplotan begal bersenjata, mereka nekat “menerjunkan” diri beserta kendaraannya ke dalam area persawahan yang berlumpur.

Insiden menegangkan ini terjadi di ruas Jalan Buni Ayu Raya, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu dini hari, 20 Juni 2026, sekitar pukul 00.30 WIB.

Berdasarkan pengakuan korban, petaka di tengah malam itu bermula saat mereka tengah berkendara melintasi jalur tersebut.

Tiba-tiba, dari arah belakang muncul satu sepeda motor yang ditumpangi oleh tiga orang pria misterius. Komplotan tersebut langsung tancap gas mengejar dan memepet motor korban secara agresif.

Sadar dirinya menjadi target kejahatan jalanan dan kalah jumlah, korban yang panik memutar otak kilat.

Menolak pasrah menyerahkan motornya, sang pengendara langsung membanting setir ke arah kanan, menerobos pembatas jalan, dan melompat masuk ke dalam sawah yang gelap gulita.

Aksi nekat “nyebur” ini rupanya di luar prediksi para pelaku. Melihat korbannya terperosok ke dalam lumpur sawah yang dalam dan terbuka, komplotan begal tersebut memilih mengurungkan niatnya karena enggan menarik perhatian warga dan langsung ngacir melarikan diri.

Meski motor dan sekujur tubuh mereka harus kotor dipenuhi lumpur, strategi nekat kedua remaja ini membuahkan hasil manis. Sepeda motor milik mereka gagal dirampas oleh kawanan begal.

Pasca-kejadian tersebut, warga setempat angkat bicara mengenai kondisi keamanan di sekitar lokasi.

Masyarakat menyebut ruas Jalan Buni Ayu Raya memang dikenal sebagai salah satu jalur “horor” yang rawan pada malam hingga dini hari akibat kondisinya yang sepi dan minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU).

Kondisi infrastruktur yang gelap gulita ini kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kriminalitas jalanan untuk bersembunyi di balik semak-semak sembari memetakan pergerakan calon korban yang melintas.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *