Bekasi – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Bekasi kian serius menggarap ekosistem olahraga padel di wilayahnya. Sebagai langkah konkret, PBPI Kota Bekasi resmi meluncurkan Turnamen Management System (TMS) guna menunjang pertumbuhan sekaligus memfasilitasi kebutuhan atlet serta para penghobi padel di Kota Bekasi.
Padel sendiri merupakan olahraga yang terbilang baru, namun perkembangannya di Kota Bekasi sangat pesat. Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat fasilitas lapangan padel tumbuh subur, dengan jumlah yang kini mencapai lebih dari 60 titik tersebar di seluruh penjuru kota.
Sekretaris Jenderal PBPI Kota Bekasi, Fatan Fariadi, mengungkapkan bahwa peluncuran TMS ini merupakan langkah strategis organisasi setelah sebelumnya sukses menggelar sertifikasi wasit padel pertama di Indonesia.
“Tugas kami, selain membina atlet profesional, kami juga menyosialisasikan permainan padel sesuai dengan Laws of the Game dari PBPI pusat yang diadopsi dari FIP (Federasi Padel Internasional), hingga ke tingkat permainan fun atau hiburan,” ujar Fatan.
Fatan menambahkan, saat ini PBPI Kota Bekasi telah memiliki sekitar 18 wasit bersertifikat yang siap bertugas di berbagai skala pertandingan.
Kehadiran para wasit ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi agar lebih profesional dan sesuai dengan regulasi dunia.
Terbuka untuk Umum
Senada dengan Fatan, Bidang Activity and Industry PBPI Kota Bekasi, Eko Fadly, menegaskan bahwa sistem ini tidak eksklusif untuk atlet profesional saja. Seluruh warga Kota Bekasi yang sekadar hobi pun bisa mendaftar, mengikuti turnamen, hingga mendapatkan sistem peringkat (ranking) resmi dari PBPI Kota Bekasi.
“TMS ini hadir untuk semua. Jadi, teman-teman yang sebatas hobi bisa mendaftar, ikut turnamen, dan mendapatkan sistem peringkat resmi dari PBPI Kota Bekasi,” jelas Eko.
Lebih jauh, PBPI Kota Bekasi juga membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi para Event Organizer (EO) atau pihak manapun yang ingin menyelenggarakan turnamen padel di Kota Bekasi.
“Kami mengajak para pelaku event untuk menggunakan TMS ini agar data aktivitas turnamen tercatat resmi. Dengan berkolaborasi bersama PBPI Kota Bekasi, turnamen akan menjadi resmi dan penyelenggara mendapatkan akses penugasan wasit, penggunaan TMS, serta sistem peringkat resmi PBPI,” pungkas Eko.
Bagi atlet, penghobi, maupun penyelenggara turnamen yang ingin mendaftarkan diri atau mengelola kegiatan, PBPI Kota Bekasi telah menyediakan akses terpusat. Pendaftaran akun pemain, pengajuan turnamen, dan penggunaan sistem TMS dapat dilakukan dengan mudah melalui situs resmi pbpikotabekasi.id.
Langkah inovatif yang dilakukan PBPI Kota Bekasi ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi perkembangan olahraga padel di Indonesia, sekaligus menempatkan Kota Bekasi sebagai salah satu pusat barometer komunitas padel yang terorganisir dengan standar kualitas yang mumpuni.
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













