Bekasi  

Korban Pencurian Diintimidasi oleh Terduga Pelaku Saat Menyatroni Rumahnya di Medan Satria, RT nya Malah Ikut-Ikutan!

Bekasi - Kondisi saat mediasi di rumah RT Jalan Irigasi No.5 Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, dalam kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor justru memanas. Foto: Instagram/violaptriii_
Kondisi saat mediasi di rumah RT Jalan Irigasi No.5 Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, dalam kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor justru memanas. Foto: Instagram/violaptriii_

Bekasi — Kejadian tragis menimpa seorang wanita bernama Viola Putri beserta rekannya di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi. Viola dan rekannya, Reza, menjadi korban penganiayaan saat berupaya mengonfirmasi serta menemui terduga pelaku pencurian sepeda motor miliknya.

Peristiwa bernahas tersebut bermula ketika sepeda motor milik Viola dilaporkan hilang di depan area Logos, Bekasi Utara pada Jumat (31/7/2026).

Usai kehilangan kendaraan, Viola berinisiatif melacak keberadaan motornya dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di warung sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, aksi pelaku pencurian terekam jelas.

Adik korban yang juga bekerja di lokasi yang sama mengidentifikasi sosok pelaku. Selain mengenali pelaku, sang adik juga mengetahui alamat rumah kontrakan terduga pencuri tersebut.

Viola bersama ibunya dan seorang rekannya kemudian mendatangi rumah kontrakan terduga pelaku di Jalan Irigasi, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria.

Saat ditemui, pelaku bahkan masih mengenakan pakaian yang sama dengan yang terekam pada rekaman CCTV saat beraksi.

“Saya, mama saya, dan temen saya langsung mendatangi kontrakan pelaku. Pelaku tersebut memakai baju yang sama saat dia nyolong motor saya,” ungkap Viola kepada Gobekasi.id, Sabtu (1/8/2026).

Melihat kedatangan korban, terduga pelaku langsung menghubungi rekannya. Tak lama kemudian, rombongan pria mendatangi lokasi dan bersikap intimidatif terhadap korban.

Saat berupaya membawa terduga pelaku menuju rumah Ketua RT setempat untuk dimediasi, situasi justru memanas. Terduga pelaku berupaya melarikan diri menggunakan sepeda motor yang dibawa rekannya. Ketika rekan Viola mencoba menahan pelaku, rekan pelaku justru melakukan tindakan kekerasan.

Viola beserta rekannya mendapat tindakan kekerasan hingga terjatuh ke jalanan sampai mengalami luka di tangan. Tak hanya oknum warga dan sekelompok massa, korban menyebut Ketua RT setempat beserta anaknya diduga turut melakukan tindakan intimidatif.

“Temen saya malah dipukulin, saya pun ikut dipukul dan didorong ampe jatoh dan tangan saya berdarah. RT nya malah ikut – ikutan (intimidasi), anak RT juga ikut mukul saya sambil bilang ke saya “bac*t cewek tolol*l,” beber Viola.

Di tengah situasi mencekam tersebut, terduga pelaku pencurian motor dilepaskan oleh RT. Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berbuntut aksi kekerasan ini kini menjadi perhatian publik.

“Saya tadi sudah ke Polsek (Medan Satria) dan katanya besok (Minggu 2/8/2026) suruh datang lagi,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *