Site icon Go Bekasi

Pabrik Ariganda Bekasi Utara Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Bangunan SD Negeri

Bekasi - Disdamkarmat dalam upaya pemadaman kebakaran Pabrik Ariganda di Kaliabang Bungur, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026) sore. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Disdamkarmat dalam upaya pemadaman kebakaran Pabrik Ariganda di Kaliabang Bungur, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026) sore. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi – Kebakaran melanda bangunan bekas Pabrik Ariganda di Kaliabang Bungur, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026) sore.

Kobaran api membesar hingga asap tebal membumbung tinggi dan nyaris merembet ke bangunan sekolah di sekitar lokasi.

Seorang warga bernama Arif mengatakan, bangunan tersebut sudah lama tidak digunakan untuk aktivitas pabrik. Saat kebakaran terjadi, warga juga tidak melihat adanya kegiatan di dalam bangunan.

“Awal mula kebakaran ini, pabrik Ariganda memang sudah lama stop, tidak ada kegiatan. Tiba-tiba memang sudah terjadi kebakaran yang cukup besar. Asapnya cukup besar, cukup tinggi,” kata Arif.

Menurut Arif, kobaran api kemudian meluas hingga mendekati bagian belakang tembok SD Negeri yang berada di sekitar lokasi.

“Sekarang ini sudah sampai ke belakang tembok SD Negeri. Jadi SD Negeri ini sudah hampir kena,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah pihak kemudian berkoordinasi untuk mendatangkan tambahan armada pemadam kebakaran dari wilayah lain, termasuk Pondok Gede.

Arif mengatakan, kebakaran mulai membesar sekitar satu jam atau sekitar pukul 16.00 WIB setelah Ashar.

“Awal besarnya kurang lebih satu jam yang lalu lah, setelah Ashar, jam 4 kalau nggak salah,” katanya.

Arif juga menyebut tidak melihat adanya aktivitas di lokasi sebelum kebakaran terjadi. Bangunan tersebut diduga saat ini digunakan sebagai gudang, namun warga tidak mengetahui secara pasti aktivitas di dalamnya.

“Iya, kalau kita lihat tidak ada aktivitasnya sekarang. Jadi memang tiba-tiba sudah besar, asap sudah kumpul tinggi,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya korban, Arif memastikan sejauh informasi yang diterimanya tidak ada warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Oh nggak ada, Alhamdulillah. Sebenarnya kita belum lihat ada korban jiwa atau tidak. Tapi di seluruh masyarakat tidak ada korban jiwa,” katanya.

Lokasi kebakaran juga berada tidak jauh dari fasilitas umum lainnya, termasuk SPBU. Kondisi tersebut membuat warga khawatir kobaran api meluas.

Arif menyoroti keterbatasan sumber air di sekitar lokasi yang dinilai menyulitkan proses pemadaman.

“Yang saya sayangkan ada bakri sebelahnya, tidak bisa me-support air. Itu yang saya sayangkan. Ini seperti besar, sebelahnya tidak bisa me-support air,” ungkapnya.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait kesiapan fasilitas pendukung pemadaman kebakaran di kawasan yang berdekatan dengan permukiman dan fasilitas umum.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version