Bekasi — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Aula Nonon Sontanie, Kota Bekasi, pada Jumat (4/9/2026).
Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri para kepala daerah se-Jawa Barat guna mematangkan kesiapan seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari fasilitas venue, sarana penunjang, hingga kesiapan teknis para atlet.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memaparkan progres pembangunan infrastruktur olahraga yang terus dikebut untuk memastikan seluruh venue berada dalam kondisi representatif.
Beberapa proyek strategis yang sedang dirampungkan mencakup gedung olahraga enam lantai, gedung voli dan bulu tangkis baru, arena bola basket, serta penyempurnaan Lapangan Multiguna untuk cabang sepak bola.
“Kita terus melakukan upaya penuh untuk memastikan seluruh venue siap. Mulai dari gedung olahraga, voli, bulutangkis, basket, sepak bola, skate park, atletik, panjat tebing sampai voli pasir,” kata Tri pada Jumat (4/9/2026).
Alokasi Anggaran dan Pembagian Cabang Olahraga
Selanjutnya, Kota Bekasi bakal menjadi klaster utama dengan mempertandingkan 47 cabang olahraga (cabor). Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan Kota Bogor yang mengampu 28 cabor dan Kota Depok dengan 13 cabor.
Untuk mendukung keberhasilan ajang olahraga empat tahunan ini, Pemerintah Kota Bekasi mengucurkan total anggaran mencapai sekitar Rp 135 miliar.
Rincian dana tersebut dialokasikan sebesar Rp 65 miliar untuk operasional penyelenggaraan dan Rp 70 miliar khusus bagi pemusatan latihan serta kesiapan para atlet.
Tri menegaskan, investasi besar pada infrastruktur ini diproyeksikan sebagai fondasi jangka panjang untuk mencetak bibit atlet Jawa Barat menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Asian Games.
“Keikutsertaan kegiatan Porprov XV ini bagian dari persiapan PON, setelah itu Asian Games. Kita pastikan bibit atlet Jawa Barat tidak kekurangan,” tutur Tri.
Arahan Gubernur dan Investasi Fasilitas
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi komitmen serta kesiapan teknis yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Bekasi.
Dedi menekankan bahwa hal paling krusial dalam penyelenggaraan ajang ini adalah kerapian venue serta kualitas pelaksanaan pertandingan di lapangan.
“Yang paling utama venue rapi. Karena bagi Kota Bekasi, sarana dan prasarana olahraga merupakan sebuah keharusan. Apa yang kita bangun ini bukan hanya untuk Porprov, tetapi juga menjadi modal dan investasi olahraga Kota Bekasi ke depan,” tegas Dedi.
Dedi juga menyambut baik usulan Pemkot Bekasi agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memfasilitasi kemeriahan acara pembukaan (opening ceremony) demi membakar semangat para atlet dan masyarakat.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Advertorial)













