Bekasi — Tahapan penetapan nomor urut calon kepala desa di Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi berakhir ricuh pada Rabu (9/9/2026).
Ratusan massa dari dua kubu pendukung kandidat terlibat aksi saling dorong hingga berujung baku hantam di tengah jalan raya.
Bentrokan fisik tersebut melibatkan kelompok pendukung pasangan calon Markim-Dartam dengan pendukung calon petahana, Royadi.
Ketegangan yang memuncak secara mendadak membuat suasana di sekitar lokasi kegiatan tidak kondusif hingga melumpuhkan arus lalu lintas.
Menyikapi situasi yang kian tak terkendali, aparat kepolisian bersama personel TNI bergerak cepat memasang barikade manusia untuk memisahkan kedua kelompok massa.
“Petugas gabungan langsung turun ke tengah kerumunan, untuk melerai bentrokan dan memecah konsentrasi massa agar kericuhan tidak meluas,” ujar seorang petugas pengamanan di lokasi kejadian.
Arus Lalu Lintas Lumpuh dan Imbauan Keamanan
Dampak bentrokan antarmassa pendukung tersebut menyebabkan arus kendaraan di sepanjang Jalan Raya Sukaringin mengalami kemacetan parah.
Penumpukan kendaraan terjadi akibat massa yang memblokade badan jalan serta tingginya intensitas penjagaan aparat di sekitar area konflik.
Hingga saat ini, pemicu utama perselisihan yang menyulut emosi kedua kelompok massa pendukung tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.
Pihak Polres Metro Bekasi belum merilis keterangan resmi mengenai kronologi awal insiden.
Selanjutnya, aparat keamanan mengimbau seluruh calon kepala desa, tim sukses, dan simpatisan untuk menahan diri demi memelihara kondusivitas wilayah.
Petugas memastikan penjagaan ketat akan ditingkatkan di wilayah Sukawangi hingga seluruh rangkaian tahapan pemungutan suara Pilkades selesai.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













