Bekasi  

Menaker Yassierli Komitmen Dukung Sektor Perikanan Serap Tenaga Kerja

Bekasi - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat melakukan peninjauan langsung ke pabrik pengolahan hasil perikanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (25/09/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat melakukan peninjauan langsung ke pabrik pengolahan hasil perikanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (25/09/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung pengembangan usaha di sektor perikanan yang terbukti memiliki daya serap tinggi terhadap penciptaan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal.

Hal tersebut ditegaskan oleh Menaker saat melakukan peninjauan langsung ke pabrik pengolahan hasil perikanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (25/09/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan apresiasi tinggi kepada para wirausahawan muda yang sukses menggerakkan sektor hilirisasi perikanan sekaligus menyerap puluhan tenaga kerja di daerah.

“Selama prospeknya untuk penciptaan lapangan kerja baru, pasti insyaallah saya akan dukung,” ujar Yassierli.

Strategi Peningkatan Kapasitas dan Kolaborasi Lintas Sektor

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan intervensi melalui program peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), pemerintah rutin memfasilitasi pelatihan kerja bagi para pekerja dan nelayan yang disesuaikan secara spesifik dengan kebutuhan riil di lapangan, lengkap dengan dukungan operasional serta uang saku bagi para peserta.

Selain penguatan kapasitas sumber daya manusia, Menaker juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha guna meningkatkan efisiensi pengolahan produk turunan perikanan serta memperluas penetrasi jangkauan pasar.

Respon Aspirasi Kebutuhan Operasional di PPS Bungus

Dalam dialog interaktif bersama para pelaku usaha di kawasan PPS Bungus, Menaker turut mendengarkan sejumlah kendala dan kebutuhan operasional mendesak di lapangan. Beberapa di antaranya meliputi:

Ketercukupan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Ketersediaan air bersih yang memadai untuk menunjang operasional 70 hingga 80 unit kapal penangkap ikan aktif di wilayah pelabuhan tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yassierli berkomitmen untuk menjembatani komunikasi serta mengoordinasikannya langsung dengan kementerian maupun lembaga terkait agar aktivitas ekonomi perikanan di kawasan Bungus dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Aspirasi yang berkaitan dengan sarana operasional dan efisiensi kawasan ini akan terus kita dorong bersama agar aktivitas ekonomi sektor perikanan di Bungus terus berkembang secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *