Bekasi — Upaya menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang terus digencarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.
Selain menempatkan petugas jaga dan memasang palang pintu di titik-titik rawan baru, KAI juga konsisten melakukan penertiban infrastruktur jalur rel demi keselamatan bersama.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026 ini, pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan menutup sebanyak 39 titik perlintasan sebidang tidak resmi (liar) yang tersebar di seluruh wilayah operasional Daop 1 Jakarta.
Penutupan perlintasan liar ini menjadi langkah krusial untuk meminimalisasi potensi kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan.
Pentingnya Kedisiplinan Pengendara di Perlintasan Sebidang
Kendati berbagai fasilitas pengamanan seperti rambu peringatan, sirene, palang pintu, hingga kehadiran petugas resmi telah diperkuat, KAI mengingatkan bahwa faktor keselamatan utama tetap berada pada kesadaran individu para pengguna jalan.
Franoto tak henti-hentinya mengimbau masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bermotor, agar tidak pernah mengabaikan rambu-rambu lalu lintas saat hendak melintasi jalur rel kereta api.
“Walaupun sudah tersedia petugas, rambu, sirene, dan palang pintu, masyarakat harus tetap waspada. Berhenti, lihat kanan dan kiri, serta pastikan benar-benar aman sebelum melintas,” tegas Franoto, Jumat (9/10/2026).
Langkah preventif yang konsisten ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya berlalu lintas yang tertib dan aman, sehingga perjalanan kereta api maupun aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel dapat berlangsung tanpa hambatan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












