Bekasi  

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Tunggu Dua Nama Calon Wabup dari Partai Koalisi

Kabupaten Bekasi - Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Foto: Ist/Gobekasi.id
Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Foto: Ist/Gobekasi.id

Bekasi — Tensi politik perebutan kursi Wakil Bupati Bekasi mulai memanas pasca-Rapat Paripurna DPRD. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, secara terbuka mengakui membutuhkan sosok pendamping untuk berbagi beban dalam mengawal roda pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Kendati demikian, empat partai politik pengusung hingga kini belum menyerahkan nama calon Wakil Bupati (Wabup) kepada dirinya.

Asep menegaskan menyerahkan sepenuhnya proses penjaringan dan seleksi figur calon orang nomor dua tersebut kepada internal koalisi pengusung.

“Kalau saya belum diajak rapat. Tapi kalau koalisi rapat, saya belum melihat,” ujar Asep Surya Atmaja di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (19/10/2026).

Minta Kriteria Sejalan Visi Misi, Koalisi Dijadwalkan Setor Dua Nama

Adapun empat partai politik yang tergabung dalam koalisi pengusung meliputi PDI Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Buruh, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Berita Bekasi Lainnya  Usai Pimpin Apel Perdana ASN, Bupati Bekasi Tinjau Pelayanan Publik

Meskipun mengakui mulai banyak figur yang “menggoda” dan mendekatinya terkait posisi strategis tersebut, Asep memilih bersikap netral dan enggan memberikan sinyal dukungan kepada kandidat tertentu sebelum ada keputusan resmi dari partai.

Asep menggarisbawahi bahwa kriteria utama calon Wabup Bekasi harus memiliki keselarasan visi dan misi dalam melanjutkan program pembangunan daerah.

“Yang goda mah banyak. Tapi tergantung koalisi. Kriterianya ya pasti sejalan, satu visi misi. Tagline kita Bangkit, Maju, Sejahtera, ya itu terus,” tegasnya.

Ia membantah rumor terpecahnya koalisi dan menjelaskan mekanisme teknis penentuan posisi Wabup. Sesuai prosedur, empat partai koalisi nantinya akan menyepakati serta menyerahkan dua nama calon yang sama kepadanya untuk disetujui sebelum diproses melalui mekanisme pemungutan suara di DPRD.

Berita Bekasi Lainnya  Dedi Mulyadi Gagas Penataan 5 Desa Sunda di Bekasi agar Lepas dari Citra Industri

Alasan Butuh Wabup dan Sinyal Pelantikan Bupati Definitif

Asep menekankan bahwa pengisian posisi Wakil Bupati bukan sekadar pemenuhan formalitas struktur birokrasi, melainkan kebutuhan riil agar pembagian tugas kepemimpinan di lapangan berjalan optimal dan efektif.

“Kalau buat saya butuh, ya. Karena saya juga nggak mau sendirian, capek. Mendingan berduaan, kita bisa bagi tugas. Mungkin di luar saya, di dalam mungkin Wakil Bupati,” ungkapnya.

Di samping membahas posisi Wabup, Asep memberikan sinyal positif terkait proses pengesahan status dirinya menjadi Bupati Bekasi Definitif.

Usulan nama yang telah dikirimkan DPRD Kabupaten Bekasi kini tengah berproses di Kementerian Dalam Negeri, dengan harapan pelantikan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Berita Bekasi Lainnya  GAMI Soroti Dugaan Pelanggaran Pengangkatan Direksi BUMD oleh Bupati Bekasi

“Pokoknya secepatnya, dalam minggu ini, insyaallah,” pungkas Asep.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *