Jakarta – Aroma bensin, deru knalpot, dan helm-helm hijau mengisi sisi jalan di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Jumat pagi (9/1/2026).
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) perlahan membentuk antrean setelah kabar beredar bahwa Polda Metro dan sejumlah mitra kembali menggelar kegiatan Jumat Peduli—program pembagian bantuan kepada masyarakat rentan di kawasan perkotaan.
Sedikitnya 500 paket bantuan diberikan kepada para pengemudi ojol dan juga Pegawai Harian Lepas (PHL).
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin sejak beberapa tahun terakhir untuk menjawab kebutuhan kelompok pekerja informal yang mobilitasnya tinggi namun pendapatannya fluktuatif.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Polda Metro Jaya bersama sejumlah mitra sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat,” kata Kombes Pol Budi Hermanto. Ia menyebut, pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam aktivitas harian warga di Jakarta dan sekitarnya.
Relasi Polisi dan Ojol di Jalanan
Pembagian paket bantuan bukan sekadar kegiatan seremonial. Dalam catatan kepolisian, pengemudi ojek online merupakan salah satu kelompok yang paling intens bersinggungan dengan dinamika kota—mulai dari kecelakaan lalu lintas, kerumunan, hingga tindak kriminal di jalan.
Di titik itulah relasi antara komunitas ojol dan aparat penegak hukum memiliki relevansi praktis.
“Sinergi ini dibutuhkan bukan hanya untuk sisi sosial, tetapi juga untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujar Budi Hermanto.
Polda Metro memanfaatkan momentum Jumat Peduli untuk mengajak komunitas ojol ikut berperan dalam deteksi dini gangguan kamtibmas. Melalui layanan darurat 110 yang aktif 24 jam, polisi berharap para pengemudi dapat melaporkan situasi yang mereka jumpai dalam mobilitas hariannya.
“Terciptanya lingkungan yang aman membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pengemudi ojol yang memiliki mobilitas tinggi,” kata Budi.
Polwan Turun Memberi Imbauan
Selain pembagian sembako, kegiatan juga diisi dengan imbauan keselamatan berkendara oleh personel Polwan. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Polwan kerap mengambil peran dalam edukasi lalu lintas di komunitas urban karena dianggap lebih komunikatif terhadap pekerja sektor informal.
Para pengemudi diingatkan soal kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, serta keselamatan penumpang yang kerap terabaikan ketika mengejar target order aplikasi.
Apresiasi dari Lapangan
Di tengah kerumunan, Rio, salah satu perwakilan kelompok Ojek Online Keluarga Besar Driver Jabodetabek (KBDJ), menyampaikan apresiasinya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Metro Jaya karena sudah mengadakan kembali acara Jumat Peduli ini,” ujarnya.
Rio berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti pada momentum pembagian bantuan, tetapi juga menguatkan jembatan komunikasi antara polisi dan komunitas pekerja jalanan. Dalam kacamata komunitas, keberadaaan aparat yang bersifat mengayomi penting untuk menekan potensi gesekan di lapangan.
“Harapannya sinergi ini terus terjalin ke depannya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Rio.
Penanda Baru dalam Kebijakan Publik Perkotaan
Praktik berbagi di lingkungan aparat keamanan bukan hal baru. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan sosial kepolisian di kawasan urban mulai diarahkan pada kelompok berisiko—dari ojol, PHL, hingga pemulung—yang terdampak langsung dari fluktuasi ekonomi kota.
Kegiatan Jumat Peduli di Polda Metro menjadi penanda bahwa relasi kepolisian dengan masyarakat tidak lagi semata-mata melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui partisipasi sosial dan kolaborasi publik.
Di kota besar seperti Jakarta, ketertiban sering kali lahir dari interaksi informal yang berlangsung di trotoar dan persimpangan jalan, bukan hanya dari sidang dan sanksi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












