Bekasi  

Disdamkarmat Bekasi Evakuasi Buaya Muara Terlantar di Rumah Kosong

Bekasi - Buaya Muara
Kondisi Buaya Muara yang ditemukan warga di saluran air Jala KH.Noer Ali

Kabupaten Bekasi – Seekor buaya muara sepanjang sekitar 2,5 meter dievakuasi tim Damkar Kabupaten Bekasi pada Jumat (16/1/2026), dari sebuah rumah kosong di Kampung Kalibaru, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi.

Hewan liar itu ditemukan menghuni kolam kecil di halaman belakang, tanpa pemilik dan tanpa perawatan selama berbulan-bulan.

Buaya tersebut diduga peliharaan pribadi. Pemiliknya, menurut warga, meninggal sekitar tiga bulan lalu. Sejak itu rumah terkunci, tanpa penghuni, dan tanpa pengawasan. Warga mulai khawatir pada satu hal: buaya bisa kelaparan dan mencari jalan keluar.

Kekhawatiran Warga di Lingkungan Padat

Sukawangi bukan kawasan konservasi atau pemeliharaan satwa liar. Ia adalah permukiman dengan jarak antarrumah rapat dan lalu lintas warga yang konstan. Dalam kondisi itu, keberadaan predator air asin seberat lebih dari 50 kilogram menjadi potensi ancaman nyata.

“Kalau sampai keluar, bahaya. Apalagi kalau kelaparan,” ujar Masmudin (41). Kekhawatiran itu membuat warga melapor ke Damkarmat Kabupaten Bekasi.

Evakuasi 15 Menit yang Tegang

Tim damkar tiba dengan metode standar penanganan satwa berbahaya. Begitu tali pengikat ditebar, buaya meronta keras dan memukul permukaan air berkali-kali. Kolam sempit memercik dan mendatangkan kerumunan kecil warga.

Evakuasi berlangsung sekitar 15 menit. Setelah kaki dan mulut buaya terikat, tubuhnya diangkat dari kolam dan dibawa dengan kendaraan operasional. Meski bukan pertama kali damkar menangani hewan liar, kasus buaya muara di permukiman padat tetap jarang terjadi.

Nasib Buaya Setelah Evakuasi

Menurut keterangan Damkarmat Kabupaten Bekasi, buaya dibawa terlebih dahulu untuk observasi medis ringan sekaligus pengamanan. Setelah itu, satwa tersebut akan diserahkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan agar ditangani sesuai ketentuan konservasi.

Kasus ini kembali menyingkap fenomena pemeliharaan satwa liar oleh individu tanpa pengawasan negara. Di sejumlah daerah, buaya muara, ular piton, hingga biawak raksasa kerap dipelihara sebagai satwa eksotik, namun tidak jarang berakhir menjadi ancaman ketika pemilik tidak mampu lagi mengelola.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Sufi P.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *