Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau aktivitas perdagangan daging di Pasar Baru, Kamis (22/1/2026).
Kunjungan dilakukan menyusul rencana aksi mogok berjualan yang akan dilakukan sejumlah pedagang daging di beberapa pasar tradisional di kota tersebut.
Aksi mogok dijadwalkan berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu, 22–25 Januari. Pedagang menyebut melemahnya daya beli masyarakat dan tingginya harga sapi sebagai pemicu utama.
Harga sapi impor dengan skema timbang hidup juga dinilai memberatkan pelaku usaha.
Sejumlah pengusaha daging diketahui melakukan penyetokan bahan baku lebih awal untuk menjaga pasokan bagi pelanggan tetap selama aksi berlangsung.
Data Panel Harga Badan Pangan mencatat harga rata-rata daging sapi murni di tingkat konsumen di Kota Bekasi pada hari ini berada di level Rp133.659 per kilogram.
Sementara Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) menunjukkan harga di Pasar Kranji mencapai Rp140.000 per kilogram, naik sekitar Rp5.000 dari harga sebelumnya di kisaran Rp135.000.
Tri mendatangi kios daging bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Ika Indah Yarti. Ia menyebut aksi mogok masih terbatas.
“Dari total 319 kios di Pasar Baru, terdapat 11 kios daging yang mogok berjualan. Kondisi ini merepresentasikan dinamika yang terjadi di pasar saat ini,” kata Tri.
Menurut dia, pedagang mengeluhkan harga modal pembelian daging yang tinggi, termasuk daging impor, sementara daya beli masyarakat menurun sehingga transaksi terus menipis.
“Ada beberapa keluhan utama, yakni harga modal daging yang cukup tinggi dan kemampuan beli masyarakat yang menurun. Akibatnya, transaksi semakin berkurang. Harapannya, pasokan daging bisa semakin banyak sehingga harga di pasaran dapat ditekan,” ujarnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Tri menyampaikan Pemerintah Kota Bekasi akan mengirim surat kepada Kementerian Pertanian berisi laporan kondisi lapangan serta permohonan intervensi untuk menjaga stabilitas harga.
“Kami akan mengupayakan agar harga daging bisa kembali stabil sehingga masyarakat maupun pelaku usaha tidak kesulitan,” kata Tri.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Sufi P.A)












