Bekasi  

Target 6 Bulan Rampung, Presiden Prabowo Kucurkan Dana Pusat untuk Percepatan Flyover Bekasi Timur

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) membawa kabar baik bagi infrastruktur kota. Presiden berkomitmen memberikan percepatan melalui dana Bantuan Presiden (Banpres).

Bekasi -Momen Presiden Prabowo Subianto datang untuk menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Kota Bekasi. Dalam momen itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut hangat, Selasa (28/4/2026). Foto: Gobekasi.id.
Momen Presiden Prabowo Subianto datang untuk menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Kota Bekasi. Dalam momen itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut hangat, Selasa (28/4/2026). Foto: Gobekasi.id.

Bekasi – Harapan warga Bekasi akan perlintasan kereta api yang aman segera menjadi kenyataan. Menyusul tragedi kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur, Pemerintah Pusat resmi mengambil alih kekurangan anggaran pembangunan flyover di kawasan tersebut guna memastikan proyek rampung dalam waktu singkat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) membawa kabar baik bagi infrastruktur kota. Presiden berkomitmen memberikan percepatan melalui dana Bantuan Presiden (Banpres).

“Targetnya, mudah-mudahan 6 bulan ke depan flyover-nya sudah selesai. Perjalanan kereta api jadi lebih lancar, aman, dan warga masyarakat juga lebih tenang,” ujar Tri Adhianto.

Proyek yang sebenarnya sudah berjalan sejak 2025 ini awalnya merupakan kolaborasi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat. Namun, keterbatasan anggaran sempat membayangi penyelesaian konstruksi fisik.

Berita Bekasi Lainnya  Ratusan Buruh Bekasi Ikut Aksi di DPR dan Istana Negara

Total kebutuhan pembangunan flyover disana membutuhkan anggaran kurang lebih Rp250 Miliar. Saat ini, realisasi yang baru berjalan menghabiskan Rp Rp106 Miliar yang bersumber dari APBD Kota Bekasi di fokuskan pada pembebasan lahan.

Kekinian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di tahun 2026 telah mengalokasikan Rp 20 miliar untuk membantu proses pembangunannnya.

Dengan dukungan Presiden Prawbowo yang akan mengalokasikan Rp230 miliar dalam bentuk Bantuan Presiden (Banpres) dinilai telah mencukupi untuk percepatan pembangunan kontruksi fisik

“Alhamdulillah, Bapak Presiden tadi pagi datang dan ber-statement, ‘Oke nanti dari bantuan Bapak Presiden akan percepatan’,” tambah Wali Kota yang akrab disapa Mas Tri tersebut.

Pembangunan satu unit flyover strategis ini dirancang untuk menggantikan peran jalur darat yang memotong rel kereta api. Setelah proyek ini selesai, Pemerintah Kota Bekasi akan mengambil langkah tegas demi keselamatan publik.

Berita Bekasi Lainnya  Kecelakaan Truk Kontainer depan SDN Kota Baru, 8 Korban Meninggal Dunia, 7 Luka-luka

Tri menegaskan bahwa dua perlintasan sebidang yang selama ini menjadi titik kemacetan dan rawan kecelakaan akan ditutup permanen, yaitu Ampera dan Bulak Kapal.

“Kalau itu sudah dibangun, dua pintu langsung ditutup. Jadi cukup satu flyover untuk semua,” jelasnya.

Langkah percepatan ini merupakan respons paling nyata atas gugurnya 15 nyawa dalam insiden Senin malam lalu.

Dengan adanya grade separation (pemisahan jalur), potensi kendaraan mogok di atas rel—seperti yang dialami taksi listrik VinFast—tidak akan lagi berakibat fatal bagi perjalanan kereta api jarak jauh maupun KRL Commuter Line.

Saat ini, sembari menunggu proses konstruksi dikebut, Pemkot Bekasi tetap menyiagakan petugas di perlintasan sebidang dan mengimbau warga untuk ekstra waspada saat melintas di jalur-jalur rawan tersebut.

Berita Bekasi Lainnya  Bus Cahaya Trans Berangkat dari Jatiasih, 16 Penumpang Tewas di Tol Krapyak

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *