Kota Bekasi – Insiden nyaris berujung kekerasan terjadi di kawasan Kalimalang, tepatnya di depan Apartemen Lagoon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Sabtu (24/1/2026) sore.
Seorang supir angkutan kota (angkot) dilaporkan hampir memukul petugas Dinas Perhubungan (Dishub) setelah ditegur karena hendak melakukan putar balik di lokasi yang tidak semestinya.
Peristiwa bermula saat angkot tersebut berusaha memutar balik di tengah persimpangan ketika lampu lalu lintas dalam kondisi merah.
Pada saat bersamaan, petugas Dishub tengah melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
Petugas Dishub kemudian menegur supir angkot dan meminta agar kendaraan tidak melakukan putar balik di lokasi itu, melainkan melanjutkan perjalanan dan memutar di titik yang telah ditentukan. Namun, teguran tersebut justru memicu emosi sang supir.
Supir angkot terlihat turun dari kendaraan dan terlibat adu mulut dengan petugas Dishub. Situasi semakin memanas ketika supir tersebut mendekati petugas dengan sikap agresif dan nyaris melakukan pemukulan.
Beruntung, sejumlah pengendara ojek online (ojol) yang berada di lokasi dengan sigap turun tangan untuk melerai keributan, sehingga aksi kekerasan dapat dicegah.
Salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, Sandi, mengatakan bahwa insiden itu terjadi cukup cepat dan sempat mengejutkan para pengguna jalan.
“Awalnya angkot mau putar balik, tapi sama petugas Dishub disuruh muter ke depan lagi. Supirnya nggak terima, langsung emosi, turun dari mobil, hampir mukul petugas. Untung ada ojek online yang langsung melerai,” ujar Sandi.
Menurut Sandi, tindakan petugas Dishub sudah sesuai prosedur karena lokasi tersebut merupakan titik rawan kemacetan dan tidak diperbolehkan untuk putar balik kendaraan umum.
“Kalau angkot putar balik sembarangan, pasti macet. Dishub cuma ngatur biar lalu lintas lancar, tapi malah ditanggapi emosi,” tambahnya.
Sandi juga menyebut, supir angkot tersebut sempat membawa kunci roda, sehingga membuat petugas Dishub memilih mundur guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Supirnya sempat bawa kunci roda, jadi Dishub-nya sampai mundur-mundur,” kata Sandi.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat selama beberapa saat karena kerumunan warga dan pengendara yang memperhatikan kejadian. Setelah situasi kembali kondusif, petugas Dishub melanjutkan tugas pengaturan lalu lintas seperti biasa.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Septian)













