Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut pengoperasian kembali Trans Beken sebagai bagian dari penataan sistem transportasi massal yang lebih terintegrasi.
Rute yang dilalui mencakup Terminal Induk Bekasi–Harapan Indah pulang pergi, terhubung dengan Stasiun Bekasi, Stasiun Kranji, serta LRT Bekasi Timur dan Barat.
“Kita harus menyiapkan transportasi yang nyaman, murah, aman, dan terjamin,” kata Tri selepas peresmian, Selasa (10/2/2026).
Pada tahap awal, sembilan unit bus dioperasikan dengan 48 titik halte. Setiap bus berkapasitas 40 penumpang—20 duduk dan 20 berdiri—dan beroperasi pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Setelah masa gratis berakhir, tarif Rp4.500 diberlakukan dengan sistem pembayaran nontunai.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar menegaskan keberhasilan program ini tak diukur dari seremoni peluncuran.
“Operasional sukses salah satunya ditandai dengan load factor yang meningkat,” ujarnya.
Dishub juga menyiapkan aplikasi pemantau posisi bus secara real-time untuk meningkatkan transparansi dan ketepatan waktu. Langkah digitalisasi ini dimaksudkan membangun kembali kepercayaan publik terhadap transportasi massal.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Sufi P.A)












