Bekasi — Kondisi pedagang tahu goreng yang menjadi korban tabrakan mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Kalimantan Raya, Perumnas III, Aren Jaya, Bekasi Timur, masih kritis dan belum sadarkan diri.
Korban berinisial S (36) kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam akibat luka berat di bagian kepala setelah lapaknya diseruduk mobil pada Selasa (12/5/2026).
Kakak korban, Sunendar (51), mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut saat sedang bekerja di Jakarta Timur. Ia langsung menuju rumah sakit setelah mendapat kabar dari tetangga.
“Korban saat ini masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih belum sadar. Saya cuma minta doanya saja,” kata Sunendar.
Ia mengaku awalnya hanya mendapat informasi bahwa adiknya mengalami kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit.
“Saya sendiri baru datang ke rumah sakit. Waktu kejadian saya nggak ada di tempat karena lagi kerja di Jakarta Timur. Begitu dapat kabar, saya langsung ke sini,” ujarnya.
Menurut Sunendar, adiknya sudah sekitar satu tahun berjualan tahu goreng di lokasi kejadian. Korban merupakan anak bungsu di keluarganya.
“Korban adalah adik saya yang berjualan tahu di lokasi. Usianya 36 tahun. Dari yang saya lihat, luka paling parah ada di bagian kepala. Kondisinya kemungkinan koma,” ucapnya.
Terkait penanganan medis, pihak keluarga masih menunggu perkembangan kondisi korban dari tim dokter.
“Untuk penanganan dari dokter saya kurang tahu detailnya, tapi katanya sudah ditangani semua. Tinggal menunggu perkembangan kondisi korban, dan kalau memang perlu tindakan lanjutan akan dilakukan,” jelasnya.
Sunendar juga mengaku telah bertemu dengan pemilik kendaraan MBG sebelum datang ke rumah sakit. Menurutnya, pihak pemilik kendaraan menyatakan siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Sebelum saya ke sini, saya juga sudah bertemu dengan pemilik kendaraan. Sekarang mereka sedang di Polres karena sopirnya dibawa ke sana,” katanya.
“Dari pihak mereka juga sudah menyampaikan akan bertanggung jawab penuh. Mereka meminta maaf dan mengatakan akan menanggung semuanya sesuai tanggung jawab,” sambungnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












